Umum

Wordbooker test

Sebuah plugin yang sepertinya menyempurnakan wordbook yang telah ada sebelumnya. Seperti wordbook, wordbooker sepertinya juga menjanjikan koneksi antara wordpress dan facebook dimana saat kita melakukan posting di wordpress akan secara otomatis terkirim di dinding facebook kita. Namun, setelah penginstallan plugin, ada sedikit yang berbeda, benar jika plugin ini merupakan penyempurnaan wordbook, karena fitur yang dimiliki juga lumayan lengkap termasuk bisa melakukan posting ke “Fan Pages” juga.

Pengaturan di sisi wordpress juga lumayan ribet, banyak yang harus di setting sehingga saya sendiri sedikit mumet… :) . Tapi sepertinya plugin ini memang layak untuk di coba…

Server SG

Akhirnya kembali ke server Singapore

Setelah beberapa bulan sempat migrasi menggunakan server IIX, akhirnya sejak tadi malam Gmib26.Net kembali menggunakan server Singapore. Hal ini terpaksa dilakukan karena selama beberapa bulan tersebut kinerja server IIX tidak seperti yang diharapkan. Bukannya mempercepat loading halaman, malah memperlambat. Memang semestinya server IIX bisa lebih cepat dibuka dari dalam negeri, namun karena blog ini menggunakan beberapa plugins yang mengharuskan server mendownload konten dari server luar menyebabkan halaman website menjadi sangan berat dibuka. Hal ini disebabkan karena bandwidth internasional hosting IIX yang terlalu kecil.

Bandwitdh internasional server IIX yang terlalu kecil tersebut sangat menghambat proses download konten dari luar negeri, seperti halnya dari server yahoo, google maupun facebook karena plugin yang saya gunakan. Bahkan, selama berada di server IIX saya terpaksa harus menggunakan cara manual untuk meng-upgrade wordpress saya karena upgrade otomatis dari wordpress selalu mengalami kegagalan disebabkan oleh koneksi yang timeout. More >

status_widget

Menambahkan sidebar widget untuk status Facebook dengan menggunakan wordbook

status_widgetBerawal dari penggunaan plugin wordbook yang bermasalah, saya menemukan di forum diskusi wordbook sebuah pengembangan berupa penambahan widgets pada sidebar yang berfungsi untuk memunculkan status facebook kita di halaman depan blog. Pengembangan ini dilakukan oleh Stephen Atty dan diskusi lengkap mengenai pengembangan ini dapat anda lihat di forum diskusi wordbook.

Stephen Atty menuliskan bahwa, jika anda menginginkan memiliki sebuah widget sidebar yang berisi status facebook anda hanya tinggal memanfaatkan database wordbook yang sudah terinstal di plugin manager anda. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memastikan bahwa plugin wordbook anda telah berfungsi dengan baik. Caranya adalah dengan melihatnya di menu setting – wordbook. Jika di segmen setting tersebut sistem mengatakan bahwa wordbook bekerja dengan baik anda bisa melakukan penambahan script dibawah ini : More >

Met Taon Baru…

Hujan…

tambah lagi Angin…

sibuk jaga warnet…

3 alasan diatas yang membuatku gak punya acara keluar buat taon baruan… selain itu, kasian juga adekku, tadi pagi dia MRS dan sekarang terpaksa merayakan pergantian Taun di RS, satu lagi tambahan alasan untuk tidak keluar…

BTW, harapan tetap ada…

Semoga Tahun yang baru membawa perbaikan…

Hope We’ll get the Best…

Belajar lagi PsyBNC

hampir 4 tahun yang lalu aku pernah belajar tentang psyBNC, dah lupa caranya. Eh, gak tau kenapa beberapa hari lalu sempat terlintas bikin psy lagi tapi ternyata sulit juga cari shell-nya (yang gratis maksudnya…hehheheh). Entah saat browsing, si mbah Google memberi masukan tentang psy under windows. setelah cari sana-sini, dapet juga file-nya.

Proses gak terlalu rumit, cukup install, edit port lalu [run] psybnc.exe maka sudah jadilah psybnc under windows.

psy.jpg

penasaran bisa jalan ato nggak langsung aja aku buka program irc andalan “mIRC“. pointing server ke IP komputer ternyata langsung muncul pesan :


-Welcome- psyBNC2.3.2-4
–psyBNC- Your IRC Client did not support a password. Please type /QUOTE PASS yourpassword to connect.

Ah.. dah konek…

ternyata bisa juga, setelah trial beberapa hari, ternyata lumayan juga. mesti psy akan mati saat komputer dimatikan. Tapi, kalo di whois, kayak psy beneran yang jalan di sebuah shell lho…. :)

Waspadai Jalan Pikiranmu…

Aku pernah dapet cerita ini beberapa tahun lalu…

Dalam sejarah, tentara nazi terkenal sebagai tentara yang sangat kejam terhadap tawanan perang yang mereka tangkap. Para tawanan tersebut di karantina di sebuah penjara yang terletak di pinggiran kota berlin.

Pihak Nazi menerapkan shock terapi terhadap para tawanan yang ada dalam penjara tersebut. Tawana yang bersalah didudukkan ditengah ruangan dengan tangan yang terikat dan kepala tertutup kain hitam dan disaksikan oleh semua tahanan yang ada, tawanan tersebut dieksekusi dengan cara memotong nadi tangan dan membiarkan sitahanan tersebut mati secra perlahan karena kehabisan darah. Nazi menekankan kepada semua tawanan bahwa siapapun yang melakukan kesalahan akan menjalani hukuman yang sama.

Shock terapi tersebut memang benar-benar ampuh, para tawanan berpikir jika mereka melakukan kesalahan maka mereka juga akan segera menemui ajal dengan hukuman mati dipotong nadinya.

Suatu ketika salah seorang tawanan melakukan kesalahan dan diputuskan akan menjalani hukuman potong nadi. Maka, dengan disaksikan oleh semua tahanan yang ada, si tawanan tadi didudukkan disebuah kursi yang ada di tengah ruangan dalam keadaan tangan terikat dan kepala ditutup kain hitam…

“waktuku tinggal sebentar lagi..” pikir si tawanan, “tak ada lagi jalan keluar, sebentar lagi aku mati…”. Tubuh sitawanan gemetar…

Tibalah saat hukuman dilakukan…

tangan tawanan tersebut dipegang oleh algojo dan nadi dipotong, namun tidak dengan menggunakan pisau melainkan dengan pecahan es sehingga tangan tawanan tersebut tidak terluka sedikitpun. es pun mencair membasahi tangan tawanan…

anda tahu yang terjadi selanjutnya??

Sitawanan menjadi pucat, dingin, semakin lemah…lemah.. dan akhirnya meninggal tak lama setelah itu…

Lho kog???

Dalam pikiran si tawanan tadi, dia berpikir bahwa nadi tangannya telah terpotong dan air es yang mencair membasahi tangannya dia kira adalah darah yang keluar dari pembuluh darahnya yang terpotong dan dia berpikir bahwa dia telah mati…

itulah yang terjadi, si tawanan berpikir dia telah mati, dan dalam sekejap tubuhnya menjadi pucat, suhu tubuhnya menurun drastis dan akhirnya dia meninggal karena pikirannya sendiri…

Jadi, berhati-hatilah dengan pikiranmu…

Blog yang terlantar…

Hehehe…

Lumayan lama juga blog ini terlantar gak keurus… bayangin lebih dari 3 bulan blog ini sama sekali gak kesentuh. Maklumlah lagi sibuk dan pusing dengan yang namanya UP

Gak tau juga kenapa belakangan jadi gak pernah ada MUD buat nge-blog. Apa karena dah ada yang lebih asik ya??? Hehe maklum selain sibuk samaUP pusing juga ngurus bisnis “baru”, Huahahaha lagaknya…

Beberapa waktu lalu sempat kepikiran bakalan nyantai setelah semua UP dijalani. tapi ah… kenyataannya jadi tambah sibuk… (sampe gak sempat kencan…huahahaha…)

Satu pekerjaan terlewati ternyata telah menunggu pekerjaan yang baru, hihihi… namanya juga kita hidup…

Kebenaran Sejati

Pada zaman dahulu, ada seorang pedagang yang mempunyai seorang istri jelita dan seorang anak laki-laki yang sangat dicintainya. Suatu hari istrinya jatuh sakit dan tak berapa lama meninggal. Betapa pedihnya hati pria tersebut. Sepeninggal istrinya, dia mencurahkan segenap perhatian dan kasih sayangnya kepada anak laki-laki semata wayangnya. Suatu ketika pedagang tersebut pergi ke luar kota untuk berdagang; anaknya ditinggal di rumah. Sekawanan bandit datang merampok desa tempat tinggal mereka. Para penjarah ini merampok habis harta benda, membakar rumah-rumah, dan bahkan menghabisi hidup penduduk yang mencoba melawan; rumah sang pedagang pun tak luput dari sasaran. Mereka bahkan menculik anak laki-laki sang pedagang untuk dijadikan budak.

Kebenaran Sejati

Betapa terperanjatnya sang pedagang ketika ia pulang dan mendapati rumahnya sudah jadi tumpukan arang. Dengan gundah hati, ia mencari-cari anak tunggalnya yang hilang. Ia menjadi frustrasi ketika mendapati banyak tetangganya yang dibantai dan mati terbakar. Di tengah kepedihan dan keputusasaan, ia menemukan seonggok belulang dan abu di sekitar rumahnya, di dekat tumpukan abu itu tergolek boneka kayu kesayangan anaknya. Yakinlah sudah ia bahwa itu adalah abu jasad anaknya. Meledaklah raung tangisnya. ia menggelepar-gelepar di tanah sembari meraupi abu jasad itu ke wajahnya. Satu-satunya sumber kebahagiaan hidupnya telah terenggut..Semenjak itu, pria tersebut selalu membawa-bawa abu anaknya dalam sebuah tas. Sampai setahun setelah itu ia suka mengucilkan diri, tenggelam dalam tangis sampai berjam-jam lamanya; kadang orang melihat ia tertawa sendiri, mungkin kala itu ia teringat masa-masa bahagia bersama keluarganya. Ia terus larut dalam kesedihan tak terperikan..

More >