<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>-=&#124; Catatan Fredy Rendra &#124;=-</title>
	<atom:link href="http://ndra.gmib26.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ndra.gmib26.net</link>
	<description>&#34;Catatan tentang kehidupan, persahabatan, kedokteran gigi dan internet&#34;</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Jul 2010 14:21:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Sebastian Vettel, si &#8220;Baby Schumi&#8221;</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/07/sebastian-vettel-si-baby-schumi/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/07/sebastian-vettel-si-baby-schumi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 14:21:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Formula 1]]></category>
		<category><![CDATA[baby schumi]]></category>
		<category><![CDATA[f1]]></category>
		<category><![CDATA[Formula1]]></category>
		<category><![CDATA[sebastian vettel]]></category>
		<category><![CDATA[vettel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=328</guid>
		<description><![CDATA[Sebastian Vettel (lahir di Heppenheim, 3 Juli 1987; umur 23 tahun) adalah seorang pembalap Formula Satu asal Jerman. Saat ini ia membalap untuk tim Red Bull Racing, menggantikan David Coulthard dan menjadi rekan setim dari Mark Webber. Ia pertama kali turun dalam ajang balapan resmi F1 pada GP Turki 2006 ketika ia menjadi pembalap tes]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/07/sebastian-vettel-si-baby-schumi/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p style="text-align: justify;"><strong></p>
<div id="attachment_331" class="wp-caption alignleft" style="width: 341px"><strong><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/Sebastian-Vettel-001.jpg"><img class="size-full wp-image-331" title="Sebastian-Vettel" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/Sebastian-Vettel-001.jpg" alt="" width="331" height="198" /></a></strong><p class="wp-caption-text">Sebastian Vettel</p></div>
<p>Sebastian Vettel</strong> (lahir di Heppenheim,  3 Juli 1987; umur  23 tahun) adalah seorang pembalap Formula  Satu asal Jerman. Saat ini ia membalap untuk tim Red Bull Racing, menggantikan David Coulthard dan menjadi rekan setim dari Mark  Webber. Ia pertama kali turun dalam ajang balapan resmi F1 pada GP Turki 2006 ketika ia menjadi  pembalap tes hari Jumat untuk tim BMW-Sauber pada usia 19 tahun dan 53 hari. Julukan Vettel sendiri saat ini adalah <em><strong>Baby  Schumi</strong></em>, disebabkan gaya membalapnya yang mirip dengan Sang  Legenda juara dunia F1 7 kali, Michael Schumacher.</p>
<p style="text-align: justify;">Vettel lantas menjadi pembalap F1 termuda keenam yang turun dalam  ajang Grand Prix, dan menjadi pembalap F1 termuda yang meraih poin pada GP AS 2007. Pada 30  September 2007 di Fuji, ia menjadi pembalap F1  termuda yang memimpin lomba. Selanjutnya pada GP Italia 2008 ia mencetak sejarah  lain ketika menjadi pembalap F1 termuda yang meraih <em>pole position</em> dan mencetak kemenangan keesokan harinya. Vettel juga menjadi pembalap termuda yang meraih kemenangan untuk dua  tim dalam dua tahun berurutan<span id="more-328"></span></p>
<h3 style="text-align: justify;">Pribadi</h3>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_329" class="wp-caption alignright" style="width: 360px"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/sebastian-und-michael.jpg"><img class="size-full wp-image-329" title="sebastian-and-michael" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/sebastian-und-michael.jpg" alt="" width="350" height="220" /></a><p class="wp-caption-text">Vettel kecil bersama Michael Schumacher</p></div>
<p>Sebastian Vettel, lahir 3 Juli 1987, merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.  Vettel mengenal ajang <em>motorsport</em> ketika ayahnya, Norbert,  memberinya hadiah sebuah gokar Bambini 60cc ketika usia Vettel baru menginjak  tiga tahun sebagai hadiah hari Natal. Ayah Vettel merupakan seorang  maniak balapan, dan ia sering hadir sebagai penonton dalam beberapa  ajang balapan besar di Jerman seperti F1, MotoGP,  dan balap turing lokal. Ibunya, Heike, merupakan seorang ibu rumah  tangga yang pada awalnya sempat cemas saat mendengar Vettel turun di  ajang balapan. Melihat istrinya cemas dan gugup saat melihat Vettel  berlaga di ajang gokar junior, Norbert lantas memperkenalkan Heike dan  Vettel kecil dengan Michael Schumacher, yang ia kenal dari sebuah ajang  balapan F3 Jerman di tahun 1990. Di luar dugaan, Schumi mau menjelaskan  apa itu <em>motorsport</em> kepada Heike. Ia juga bahkan melihat Vettel  mempunyai masa depan bagus di ajang <em>motorsport</em>, asalkan ayah dan  ibunya mau mendukung kelancaran keinginan putranya tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Hobi Vettel saat ini adalah bermain <em>video game</em> komputer.  Vettel mengakui ia bisa belajar banyak tentang trek-trek F1 saat ini  lewat simulasi dan game komputer/PlayStation,  dikarenakan saat ini ujicoba trek dengan menggunakan mobil sebenarnya  sudah dibatasi oleh FIA. Ia juga gemar menonton film dan mendengarkan  musik. Vettel juga gemar membaca buku, dan ia sering bertukar buku  dengan sesama pembalap F1, yaitu Nico  Rosberg.</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai saat ini, Sebastian Vettel tercatat sebagai pembalap pertama  sejak Gerhard Berger yang tidak memakai atau  memiliki manajer pribadi. Vettel hanya dibantu oleh kedua orang tuanya  dalam mendiskusikan beragam klausul kontrak kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di awal 2009, Vettel juga mencoba kesibukan lain dengan membeli  sebuah tanah pertanian dan peternakan yang kemudian ia beri nama  &#8220;Neumuli&#8221;, yang terletak di daerah Kemmental, Thurgau.<sup> </sup>Sesekali ia menjadi pengurus langsung bagi domba dan sapi yang ia  pelihara di lahan tersebut, namun Vettel menolak bila hobinya ini kelak  akan menjadi bidang usahanya bila sudah berhenti dari ajang balapan,  seperti yang dilakukan oleh Jody Scheckter. Saat ini Vettel tinggal di Danau Zug, Walchwil, Swiss. Ia tinggal di sana semenjak resmi menjadi pembalap Scuderia Toro Rosso pada pertengahan 2007 lalu. Sesekali  ia juga pulang ke tanah kelahirannya di Heppenheim untuk melepas rindu  dengan bertemu orang tua dan saudara-saudaranya.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Pendidikan</h3>
<p style="text-align: justify;">Sebastian Vettel, bersama Robert  Kubica, adalah dua pembalap F1 aktif saat ini yang mengantungi  ijazah diploma. Pada April 2006, empat hari sebelum ia meraih kemenangan  perdananya di ajang Formula 3, Vettel langsung bergegas pergi ke  kampusnya di Abitur karena hari itu ia akan melaksanakan ujian tertulis  untuk kelulusan akademiknya. Vettel berhasil menyelesaikan ujian  tersebut dengan baik.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Pra Formula 1</h2>
<div style="text-align: justify;"></div>
<p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 335px"><img title="vettel" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/a/aa/P1000588b.jpg" alt="" width="325" height="189" /><p class="wp-caption-text">Vettel sedang mendemonstrasikan mobil Formula 3  Euroseries di tahun 2006.</p></div>
<p>Vettel memulai karier balapnya di ajang balap mobil pada 1995 dengan  memenangkan beberapa turnamen, salah satunya adalah Junior Monaco Kart  Cup pada tahun 2001. Pada 2003 ia pindah ke ajang <em>open wheeler</em>, yaitu  Formula BMW Jerman, dan memenangi ajang tersebut pada 2004 dengan raihan  18 kemenangan dari 20 lomba. Pada 2005 ia membalap untuk ASL Mucke  Motorsport di F3 Euroseries dan finis di P5 klasemen akhir dengan 64  poin dan memenangkan gelar <em>Rookie of The Year</em>. Ia tidak  memenangkan satu balapan pun di F3 Euroseries karena ajang tersebut  didominasi oleh Lewis Hamilton.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian ia mengetes mobil F1 Williams FW27 pada 27 September 2005 sebagai  hadiah atas kemenangannya di Formula BMW. Karena Williams berpisah  dengan pemasok mesin BMW pada akhir 2005, Vettel ditarik untuk menjadi <em>test  driver</em> di tim BMW-Sauber untuk musim 2006.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada 2006 Vettel finis sebagai <em>runner-up</em> di ajang F3  Euroseries di belakang Paul  di Resta. Ia lalu mengikuti ajang World Series by Renault di Misano  dan menang setelah Pastor Maldonado didiskualifikasi. Namun di balapan selanjutnya di Spa, salah satu jari tangannya teriris  hebat akibat terkena serpihan mobil yang terbang akibat kecelakaan,  akibatnya ia divonis harus istirahat selama beberapa balapan demi  menyembuhkan lukanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Vettel lalu memutuskan untuk pindah ke ajang balapan lain, yaitu  Ultimate Masters of F3 di sirkuit Zandvoort minggu selanjutnya. Secara  mengejutkan dengan kondisi tangan yang luka ia mampu mencatat putaran  tercepat dan mengejutkan bosnya di F3, Frederic Vasseur. Kata Vasseur:</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Sangat mengangumkan  melihat semangat dan performanya, sebab minggu  lalu ia divonis dokter  tidak boleh ikut balapan, tetapi ia mampu  menunjukkan hasil bagus di  acara itu, dan kita percaya bahwa ia dapat  turun di seri berikutnya dari  F3 Euroseries di Nurburgring.&#8221;</em></p>
<h2 style="text-align: justify;">Formula 1</h2>
<h3 style="text-align: justify;">BMW-Sauber</h3>
<p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img title="vettel" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/16/Sebastian_Vettel_2007_USA_2.jpg/220px-Sebastian_Vettel_2007_USA_2.jpg" alt="" width="220" height="113" /><p class="wp-caption-text">Vettel memulai debut balap resmi F1 di GP AS 2007 bersama tim BMW Sauber.</p></div>
<p>Vettel diangkat menjadi pembalap cadangan BMW-Sauber sejak GP Turki  2006 menggantikan Robert Kubica yang naik jabatan menjadi  pembalap utama menggantikan Jacques Villeneuve yang mengundurkan diri secara  tiba-tiba sejak GP Hungaria 2006. Ia lantas menunjukan performa bagus  saat babak latihan bebas GP Turki dengan mencetak waktu tercepat saat  sesi latihan bebas kedua hari Jumat. Performa bagus Vettel kembali terlihat saat babak latihan bebas di GP  Italia 2006 dengan mencatat putaran tercepat di dua sesi latihan bebas  hari Jumat. Minggunya, Robert Kubica finis podium di tempat ketiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Vettel dikontrak menjadi <em>test driver</em> BMW pada musim 2007 dan berkompetisi di World Series by Renault, dengan kemenangan pertama  di Nurburgring. Namun pada tanggal 14 Juli 2007, ia dipanggil membalap  untuk BMW di GP A.S. menyusul kecelakaan yang dialami Robert Kubica  minggu sebelumnya di Kanada. Saat itu ia sedang memimpin kejuaraan World Series, dan kursinya  terpaksa diambil alih oleh Michael Ammermuller.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak debutnya di GP A.S. 2007 bersama BMW-Sauber untuk menggantikan  Robert Kubica yang cedera,  Vettel sudah banyak menarik perhatian para pecinta F1. Ia finis di  posisi 8 dan meraih satu poin pada balapan debutnya. Selain itu ia juga  memecahkan rekor sebagai pembalap termuda yang membalap di ajang F1 dan  pembalap F1 termuda yang meraih poin saat itu dalam usia 19 tahun dan 53 hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Debutnya di Indianapolis Motor Speedway pada tanggal 16 Juli 2007  juga diwarnai dengan denda sebesar 1.000 dolar A.S. karena melanggar  kecepatan di <em>pitlane</em>, sekaligus menobatkan ia sebagai pembalap <em>rookie</em> tercepat yang mendapatkan denda. Namun dalam poling MOTY F1 Racing,  Vettel kalah oleh “anak super” McLaren, Lewis Hamilton. Beberapa orang  dari tim BMW dan Toro Rosso yakin bahwa kemenangan Hamilton semata  karena kehebatan mobil McLaren; jika Vettel diberi mobil yang sama tahun  lalu, mungkin prestasinya juga akan sama.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Scuderia Toro Rosso</h3>
<p style="text-align: justify;">Tanggal 31 Juli 2007, menjelang GP Prancis, pihak Scuderia Toro Rosso secara mengejutkan memecat Scott  Speed dan menggantinya dengan Vettel. Selanjutnya mulai GP Hungaria, Vettel membalap untuk Toro Rosso.  Diumumkan pula oleh tim, bahwa Vettel akan tetap bersama STR untuk musim  2008,  dengan rekan setim juara dunia ChampCar World Series 4 kali  berturut-turut, Sebastien Bourdais. Penampilan Vettel di empat balapan awal bersama STR terkesan biasa saja  bila dibandingkan dengan rekan setimnya saat itu, Vitantonio Liuzzi, karena ia masih menyesuaikan diri dengan <em>handling</em> mobil STR2. Sampai akhir musim 2007, Vettel dikabarkan mendapat bayaran  sebesar 165.000 dollar Amerika Serikat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejarah kemudian tercetak di GP Jepang 2007 di sirkuit Fuji. Ia  menjadi pembalap F1 termuda yang memimpin balapan. Namun, walaupun  sepanjang lomba ia ada di P3, ia gagal naik podium akibat terlibat  kecelakaan dengan Mark Webber, dan menurut Webber dan Vettel semua  itu diakibatkan oleh manuver Lewis Hamilton yang tiba-tiba saat berada di belakang <em>safety  car</em>. Vettel terlihat menangis di garasi setelah kecelakaan tersebut. Namun  pada malam harinya setelah balapan, pihak wartawan memergoki ia sedang  asyik berjoget di diskotek.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesalahannya di Jepang dibayar di GP  Cina ketika ia finis keempat. Seusai balapan, bos Red Bull Dietrich Mateschitz berujar bahwa Vettel memiliki  talenta besar yang akan mengguncang dunia suatu hari nanti. Bahkan  mungkin Vettel bisa melebihi apa yang telah diraih Sang Legenda, Michael  Schumacher. Di akhir musim, Ron Dennis sempat menawarkan uang besar kepada  Mateschitz untuk menjual Vettel kepada McLaren untuk menggantikan Fernando Alonso yang pulang ke Renault. Namun negoisasi  tersebut gagal terwujud, dan Vettel tetap bertahan di tim Scuderia Toro  Rosso.</p>
<p style="text-align: justify;">Tahun 2008, dengan ditemani <em>rookie</em> asal Prancis, Sebastien Bourdais, Vettel kembali  tampil menggebrak. Walaupun sempat dua kali gagal finis di empat balapan  pertama, Vettel bangkit dengan fantastis di Monaco, dan kemudian  Kanada, ketika ia sempat bertarung dengan keras melawan Heikki Kovalainen. Menjelang GP Inggris, diumumkan  kepada publik bahwa Vettel akan membalap untuk tim Red Bull Racing mulai  musim 2009. Namun, ketika balapan di Silverstone, Vettel malah  menyeruduk pembalap yang akan ia gantikan di RBR untuk 2009, David Coulthard. Kemudian di Eropa, Vettel berhasil finis  di P6 saat balapan, sementara posisinya ketika kualifikasi juga berada  di P6.</p>
<div id="attachment_330" class="wp-caption alignleft" style="width: 460px"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/Monza1-450.jpg"><img class="size-full wp-image-330" title="Monza" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/07/Monza1-450.jpg" alt="" width="450" height="293" /></a></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Vettel  saat melintasi garis finish di GP Italia 2008</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Puncaknya adalah ketika di Monza, saat ia mampu meraih <em>pole  position</em>,  dan kemudian mampu menerjemahkannya menjadi sebuah kemenangan pada  keesokan harinya. Dengan hasil ini, Vettel menjadi pembalap termuda sepanjang sejarah  yang mampu memenangi balapan F1, mematahkan rekor sebelumnya yang  tercetak atas nama Fernando Alonso di GP Hungaria 2003. Usia Vettel  saat menjuarai GP Italia adalah 21 tahun dan 74 hari. Seusai balapan,  publik Jerman mulai menyamakan penampilan Vettel dengan Schumi, yang  kemudian melahirkan julukan &#8220;<em><strong>Baby Schumi</strong></em>&#8221; untuk Vettel.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Brazil, ia nyaris saja menjadi pahlawan bagi warga Sao Paulo dan tim Ferrari saat berhasil menyalip  Lewis Hamilton yang ada di P5, sampai kemudian Timo  Glock yang ada di P4 melambat dan menyebabkan Vettel dan Hamilton  mampu menyalipnya, sekaligus mengamankan gelar juara dunia untuk  Hamilton.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Red Bull Racing</h3>
<p style="text-align: justify;">Penampilan Vettel di tim RBR terbilang cukup baik. Di Australia ia  nyaris finis di P3, andaikan saja tidak salah dalam menyalip Robert  Kubica yang berada di P2, yang kemudian berakibat kecelakaan bagi  keduanya. Sesudah balapan, Vettel lantas mendatangi Mario Theissen, meminta maaf atas kejadian tersebut. Pada  balapan berikutnya di Malaysia, Vettel gagal meraih angka karena  terpelintir saat hujan lebat. Sejarah lain tercatat di GP Cina, setelah mampu meraih <em>pole position</em>,  Vettel lantas memimpin Mark Webber di posisi 1-2 untuk mempersembahkan  kemenangan pertama bagi tim Red Bull Racing.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="mceTemp">
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 392px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img title="vettel" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d5/Vettel_2009_British_GP_1.jpg/800px-Vettel_2009_British_GP_1.jpg" alt="" width="382" height="161" /><p class="wp-caption-text">Vettel di GP Inggris 2009, kemenangan ketiganya, dan juga kemenangan pertamanya dalam balapan kondisi kering.</p></div>
<p>Di GP Bahrain, Vettel start di P3 dan kemudian finis di P2 saat  lomba. Di Spanyol ia mampu berada di P2 saat kualifikasi, tetapi saat  lomba ia turun ke P4 akibat salah strategi. Vettel lantas memenangi GP  Inggris setelah merebut <em>pole</em> sehari sebelumnya. Di Jerman ia menjadi bagian tim saat mengawal Mark Webber meraih  kemenangan pertamanya di ajang F1. Kemudian di Belgia ia berhasil finis di P3, setelah sebelumnya di  Hungaria ia gagal finis gara-gara disundul Kimi Raikkonen. Namun di Monza Vettel hanya mampu finis di P8, itupun karena terbantu  kecelakaan Lewis Hamilton satu putaran sebelum finis. Berlanjut ke  Singapura, Vettel berhasil tampil bagus saat kualifikasi dan sempat  membayangi Lewis Hamilton. Sayang gara-gara melindas garis putih jalur  keluar pitlane, Vettel terkena hukuman, dan akibatnya ia hanya mampu  finis di P4. Kesalahannya ia bayar saat GP Jepang, ketika secara  spektakuler ia mampu memenangi lomba dari posisi <em>pole</em>, sekaligus  mengantarkannya menjadi salah satu penantang gelar juara dunia musim  2009. Namun impiannya untuk bisa menjadi juara dunia 2009 pupus setelah  di GP Brazil ia terjebak di P16 saat kualifikasi dan hanya mampu finis  P4 saat balapan, pada saat saingan utamanya, Jenson Button, hanya finis  di P5. Pada balapan terakhir F1 musim 2009 di Abu Dhabi, Sebastian Vettel  akhirnya memastikan posisi <em>runner-up</em> dunia dengan memenangi  balapan di UEA tersebut.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Masa depan</h2>
<p style="text-align: justify;">Pada 21 Agustus 2009 diumumkan bahwa Sebastian Vettel akan membalap  bersama tim Red Bull Racing sampai akhir musim 2011. Walaupun masih lama, tim Scuderia Ferrari sudah mulai mengincar talenta super Vettel  untuk bertandem bersama Fernando Alonso pada 2012 nanti. Selain itu tim  McLaren sampai saat ini juga memiliki ambisi untuk menarik Vettel dan  membuat tim hebat dengan menduetkan Lewis Hamilton dan Sebastian Vettel  di masa mendatang, menjadikan Vettel sebagai salah satu properti bagus  yang dimiliki F1 saat ini, dan juga di masa mendatang.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Olahraga lain</h2>
<h3 style="text-align: justify;">Race of Champions</h3>
<p style="text-align: justify;">Vettel ikut serta dalam Race of Champions 2007 mewakili tim Jerman dan berpasangan bersama idolanya, Michael Schumacher. Tim pasangan  Vettel dan Schumi berhasil memenangi gelar Nation’s Cup; pada saat final  ia berhasil mengalahkan pasangan terkuat RoC, Heikki Kovalainen dan Marcus Gronholm. Namun dalam kategori  individual, Vettel kalah oleh Heikki.</p>
<p style="text-align: justify;">Berlanjut di 2008, ia kembali berpasangan dengan Schumi dalam RoC,  dan lagi-lagi pasangan ini memenangi gelar Nation’s Cup setelah  mengalahkan dua Skandinavia yang sama (Kovalainen dan Gronholm). Dalam  Driver’s Cup, Vettel berhasil mengalahkan wakil Australia yang juga  juara dunia WSBK 2008, Troy  Bayliss, tetapi kalah dari juara dunia WRC asal Perancis, Sebastien Loeb di perempat final.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Mendaki gunung</h3>
<p style="text-align: justify;">Beberapa hari sebelum GP Jepang 2008, Sebastian Vettel bersama  beberapa rekannya sesama pembalap F1 seperti Alexander Wurz dan Mark Webber, dengan dibantu tim pecinta  alam Jepang mencoba mendaki gunung Fuji. Dan mereka akhirnya berhasil  mencapai puncak pada hari Rabu pagi, mereka kemudian turun kembali  dengan selamat pada hari Rabu petang sehari sebelum berlangsungnya babak  latihan bebas GP Jepang.</p>
<h3 style="text-align: justify;">Sepakbola</h3>
<p style="text-align: justify;">Vettel bersama Fernando Alonso, Rubens Barrichello, Felipe  Massa, Nico Rosberg, dan Mark Webber menjadi satu tim  saat mereka bermain sepakbola dengan dibantu beberapa pembalap mobil  lainnya dari ajang yang berbeda melawan tim selebritis pada hari Rabu  menjelang berlangsungnya GP Monaco 2008. Dalam pertandingan amal ini,  tim pembalap dan tim selebritis berbagi angka imbang 6-6.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Statistik</h2>
<h3 style="text-align: justify;">Musim ke musim</h3>
<ul style="text-align: justify;">
<li>2001: Gokar – Junior Karting Cup (juara)</li>
<li>2003: Formula BMW Jerman – Eifelland Racing (posisi 2 dengan 216pts)</li>
<li>2004: Formula BMW Jerman – ADAC Berlin-Brandenburg (juara dengan  387pts)</li>
<li>2005: Formula 3 Spanyol – Racing Engineering (posisi 15 dengan 8pts)</li>
<li>2005: F3 Euroseries – ASL Mucke Motorsport (posisi 5 dengan 57pts)</li>
<li>2006: F3 Euroseries – ASL Mucke Motorsport (runner-up dengan 75pts)</li>
<li>2006: World Series Renault – Carlin Motorsport (posisi 15 dengan  28pts)</li>
<li>2006: Formula 1 – BMW-Sauber (tes driver)</li>
<li>2007: World Series Renault – Carlin Motorsport (posisi 5 dengan  74pts)</li>
<li>2007: Formula 1 – BMW-Sauber (test driver, turun balapan di AS 2007)</li>
<li>2007: Formula 1 – Scuderia Toro Rosso (P14 dengan 6 poin, masuk  mulai GP Prancis)</li>
<li>2008: Formula 1 – Scuderia Toro Rosso (P8 dengan 35 poin)</li>
<li>2009: Formula 1 – Red Bull Racing (runner-up dengan 84 poin)</li>
</ul>
<h3 style="text-align: justify;">Penghargaan</h3>
<ul style="text-align: justify;">
<li>2005: F3 Euroseries Rookie of the Year</li>
<li>2008: Autosport Rookie of the Year</li>
<li>2009: Peraih tropi Lorenzo Bandini</li>
</ul>
<p><em>Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sebastian_Vettel</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/07/sebastian-vettel-si-baby-schumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hachiko si Anjing yang Setia (Chuken Hachiko)</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/07/hachiko-si-anjing-yang-setia-chken-hachik/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/07/hachiko-si-anjing-yang-setia-chken-hachik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 03:17:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bijak]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[anjing]]></category>
		<category><![CDATA[hachiko]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[setia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=317</guid>
		<description><![CDATA[Hachiko (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Odate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachiko terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo. Julukan baginya adalah Hachiko Anjing yang Setia (Chuken Hachiko). Patung Hachiko di depan Stasiun]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/07/hachiko-si-anjing-yang-setia-chken-hachik/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p><img class=" alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/a9/Hachiko-hakusei.jpg/220px-Hachiko-hakusei.jpg" alt="" width="220" height="229" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hachiko</strong> (10  November 1923-8 Maret 1935)  adalah seekor anjing jantan jenis Akita  Inu kelahiran Odate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai  lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal,  Hachiko terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo.</p>
<p style="text-align: justify;">Julukan baginya adalah <strong>Hachiko Anjing yang Setia</strong> (<em>Chuken Hachiko</em>). Patung Hachiko  di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya.  Sewaktu membuat janji untuk bertemu di Shibuya, orang sering berjanji  untuk bertemu di depan patung Hachiko.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Kisah hidup</h2>
<p style="text-align: justify;">Lahir 10 November 1923 dari induk bernama Goma-go dan anjing jantan  bernama Oshinai-go, namanya sewaktu kecil adalah Hachi. Pemiliknya  adalah keluarga Giichi Saito dari kota Odate, Prefektur Akita. Lewat  seorang perantara, Hachi dipungut oleh keluarga Ueno yang ingin  memelihara anjing jenis Akita Inu. Ia dimasukkan ke dalam anyaman jerami  tempat beras sebelum diangkut dengan kereta api yang berangkat dari  Stasiun Odate, 14 Januari 1924. Setelah  menempuh perjalanan sekitar 20 jam, Hachi sampai di Stasiun  Ueno, Tokyo.<span id="more-317"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img title="Hachiko" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6b/Hachiko.JPG/220px-Hachiko.JPG" alt="" width="220" height="323" /><p class="wp-caption-text">Hachiko di usia senja</p></div>
<p>Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesabur?  Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas  Kekaisaran Tokyo. Profesor Ueno waktu itu berusia 53 tahun,  sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno adalah pecinta  anjing. Sebelum memelihara Hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali  memelihara anjing Akita Inu, namun semuanya tidak berumur panjang. Di  rumah keluarga Ueno yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya, Hachi  dipelihara bersama dua ekor anjing lain, S dan John. Sekarang, lokasi  bekas rumah keluarga Ueno diperkirakan di dekat gedung Tokyo  Department Store sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika Profesor Ueno berangkat bekerja, Hachi selalu mengantar  kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang. Di  pagi hari, bersama S dan John, Hachi kadang-kadang mengantar majikannya  hingga ke Stasiun Shibuya. Di petang hari, Hachi kembali datang ke  stasiun untuk menjemput.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada 21  Mei 1925,  seusai mengikuti rapat di kampus, Profesor Ueno mendadak meninggal  dunia. Hachi terus menunggui majikannya yang tak kunjung pulang, dan  tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno,  upacara <em>tsuya</em> (jaga malam untuk orang meninggal) dilangsungkan  pada malam hari 25 Mei 1925.  Hachi masih tidak mengerti Profesor Ueno sudah meninggal. Ditemani John  dan S, ia pergi juga ke stasiun untuk menjemput majikannya.</p>
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 230px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/46/Hachiko200505-4.jpg/220px-Hachiko200505-4.jpg" alt="" width="220" height="165" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Patung Hachiko  di depan Stasiun Shibuya</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Nasib malang ikut menimpa Hachi karena Yae harus meninggalkan rumah  almarhum Profesor Ueno. Yae ternyata tidak pernah dinikahi secara resmi.  Hachi dan John dititipkan kepada salah seorang kerabat Yae yang  memiliki toko kimono di kawasan Nihonbashi.  Namun cara Hachi meloncat-loncat menyambut kedatangan pembeli ternyata  tidak disukai. Ia kembali dititipkan di rumah seorang kerabat Yae di Asakusa.  Kali ini, kehadiran Hachi menimbulkan pertengkaran antara pemiliknya  dan tetangga di Asakusa. Akibatnya, Hachi dititipkan ke rumah putri  angkat Profesor Ueno di Setayaga.  Namun Hachi suka bermain di ladang dan merusak tanaman sayur-sayuran.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada musim gugur 1927, Hachi dititipkan di rumah Kikusaburo Kobayashi  yang menjadi tukang kebun bagi keluarga Ueno. Rumah keluarga Kobayashi  terletak di kawasan Tomigaya yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya. Setiap harinya, sekitar jam-jam  kepulangan Profesor Ueno, Hachi terlihat menunggu kepulangan majikan di  Stasiun Shibuya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1932,  kisah Hachi menunggu majikan di stasiun mengundang perhatian Hirokichi  Sait? dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Prihatin atas perlakuan  kasar yang sering dialami Hachi di stasiun, Sait? menulis kisah sedih  tentang Hachi. Artikel tersebut dikirimkannya ke harian Tokyo  Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul <em>Itoshiya roken monogatari</em> (&#8220;Kisah Anjing Tua yang Tercinta&#8221;). Publik Jepang akhirnya mengetahui  tentang kesetiaan Hachi yang terus menunggu kepulangan majikan. Setelah  Hachi menjadi terkenal, pegawai stasiun, pedagang, dan orang-orang di  sekitar Stasiun Shibuya mulai menyayanginya. Sejak itu pula, akhiran <em>ko</em> (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya  Hachik?.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekitar tahun 1933, kenalan Saito, seorang pematung bernama Teru Ando  tersentuh dengan kisah Hachiko Ando ingin membuat patung Hachiko.  Setiap hari, Hachiko dibawa berkunjung ke studio milik Ando untuk  berpose sebagai model. Ando berusaha mendahului laki-laki berumur yang  mengaku sebagai orang yang dititipi Hachiko. Orang tersebut menjual  kartu pos bergambar Hachiko untuk keuntungan pribadi. Pada bulan Januari  1934, Ando  selesai menulis proposal untuk mendirikan patung Hachiko, dan proyek  pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung  Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachiko.</p>
<p style="text-align: justify;">Patung perunggu Hachiko akhirnya selesai dan diletakkan di depan  Stasiun Shibuya. Upacara peresmian diadakan pada bulan April 1934, dan  disaksikan sendiri oleh Hachiko bersama sekitar 300 hadirin. Ando juga  membuat patung lain Hachiko yang sedang bertiarap. Setelah selesai pada 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkannya kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri  Kojun.</p>
<p style="text-align: justify;">Selepas pukul 06.00 pagi, tanggal 8 Maret 1935,  Hachiko, 13 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di jalan dekat  Jembatan Inari, Sungai  Shibuya. Tempat tersebut berada di sisi lain Stasiun Shibuya.  Hachiko biasanya tidak pernah pergi ke sana. Berdasarkan otopsi diketahui penyebab kematiannya adalah filariasis.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 230px"><img title="Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachik?" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/24/Grave_of_Hidesaburo_Ueno_and_monument_of_Hachiko%2C_in_the_Aoyama_Cemetery.jpg/220px-Grave_of_Hidesaburo_Ueno_and_monument_of_Hachiko%2C_in_the_Aoyama_Cemetery.jpg" alt="" width="220" height="165" /><p class="wp-caption-text">Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachiko</p></div>
<p>Upacara perpisahan dengan Hachiko dihadiri orang banyak di Stasiun  Shibuya, termasuk janda almarhum Profesor Ueno, pasangan suami istri  tukang kebun Kobayashi, dan penduduk setempat. Biksu dari Myoyu-ji  diundang untuk membacakan sutra. Upacara pemakaman Hachiko berlangsung  seperti layaknya upacara pemakaman manusia. Hachiko dimakamkan di  samping makam Profesor Ueno di Pemakaman  Aoyama. Bagian luar tubuh Hachiko diopset, dan hingga kini  dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Ueno,  Tokyo.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada 8  Juli 1935,  patung Hachiko didirikan di kota kelahiran Hachiko di Odate. tepatnya  di depan St</p>
<div class="mceTemp" style="text-align: justify;">
<dl class="wp-caption alignright" style="width: 230px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e8/Hachiko_20040803.jpg/220px-Hachiko_20040803.jpg" alt="" width="220" height="165" /></dt>
<dd class="wp-caption-dd">Patung Hachiko  di depan Stasiun Odate</dd>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">asiun Odate. Patung tersebut dibuat serupa dengan patung Hachiko di  Shibuya. Dua tahun berikutnya (1937), kisah  Hachiko dimasukkan ke dalam buku pendidikan moral untuk murid kelas 2  sekolah rakyat di Jepang. Judulnya adalah <em>On o wasureruna</em> (<em>Balas  Budi Jangan Dilupakan</em>).</p>
<p style="text-align: justify;">Pada tahun 1944,  di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, patung perunggu Hachiko ikut dilebur untuk  keperluan perang. Patung pengganti yang sekarang berada di Shibuya  adalah patung yang selesai dibuat bulan Agustus 1948. Patung  tersebut merupakan karya pematung Takeshi Ando, anak laki-laki Teru  Ando.</p>
<p style="text-align: justify;">Pintu keluar Stasiun JR Shibuya yang berdekatan dengan patung Hachiko disebut Pintu Keluar Hachiko. Sewaktu didirikan kembali tahun 1948,  patung Hachiko diletakkan di bagian tengah halaman stasiun menghadap ke  utara. Namun setelah dilakukan proyek</p>
<p style="text-align: justify;">perluasan halaman stasiun pada  bulan Mei 1989,  patung Hachiko dipindah ke tempatnya yang sekarang dan menghadap ke  timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Film <em>Hachiko  Monogatari</em> karya sutradara Seijiro  Koyama mulai diputar di Jepang, Oktober 1987. Pada  bulan berikutnya diresmikan patung Hachiko di kota kelahirannya, Odate.  Monumen peringatan ulang tahun Hachik? ke-80 didirikan 12  Oktober 2003 di lokasi rumah kelahiran Hachiko di Odate. Sebuah drama spesial  tentang Hachiko ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006. Drama  sepanjang dua jam tersebut diberi judul <em>Densetsu no Akitaken Hachi</em> (<em>Legenda Hachi si Anjing Akita</em>). Pada tahun 2009 film <em>Hachiko: A Dog&#8217;s Story</em> karya sutradara Lasse  Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard  Gere dan Joan Allen.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>sumber : <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hachik%C5%8D" target="_blank">http://id.wikipedia.org/wiki/Hachik?</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/07/hachiko-si-anjing-yang-setia-chken-hachik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Install Easyhotspot dan Konfigurasi Freeradius serta Coova Chilli di Ubuntu 10.04 LTS Server Edition</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/06/install-easyhotspot-dan-konfigurasi-freeradius-serta-coova-chilli-di-ubuntu-10-04-lts-server-edition/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/06/install-easyhotspot-dan-konfigurasi-freeradius-serta-coova-chilli-di-ubuntu-10-04-lts-server-edition/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2010 10:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[easyhotspot]]></category>
		<category><![CDATA[chilli]]></category>
		<category><![CDATA[coova]]></category>
		<category><![CDATA[freeradius]]></category>
		<category><![CDATA[hotspot]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[radius]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<category><![CDATA[Wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tulisan saya sebelumnya, saya menceritakan tentang easyhotpot, sebuah open source hotspot management yang dibuat oleh mas Rafeequl Rahman Awan. Easyhotspot sebenarnya sebuah aplikasi yang menggabungkan beberapa aplikasi lain menjadi satu, diantaranya adalah LAMP server (Linux, Apache, MySql, PHP), freeradius, dan chilli yang dengan adanya easyhotspot ketiganya bisa dimenejemen dengan mudah melalui sebuah web interface.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/06/install-easyhotspot-dan-konfigurasi-freeradius-serta-coova-chilli-di-ubuntu-10-04-lts-server-edition/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 232px"><a href="http://easyhotspot.inov.asia/"><img title="easyhotspot" src="http://easyhotspot.inov.asia/forum/styles/reds/imageset/logo.png" alt="" width="222" height="71" /></a><p class="wp-caption-text">easyhotspot</p></div>
<p>Dalam tulisan saya sebelumnya, saya menceritakan tentang easyhotpot, sebuah open source hotspot management yang dibuat oleh mas Rafeequl Rahman Awan. Easyhotspot sebenarnya sebuah aplikasi yang menggabungkan beberapa aplikasi lain menjadi satu, diantaranya adalah LAMP server (Linux, Apache, MySql, PHP), freeradius, dan chilli yang dengan adanya easyhotspot ketiganya bisa dimenejemen dengan mudah melalui sebuah web interface.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 128px"><a href="http://www.ubuntu.com/"><img class=" " title="Ubuntu" src="http://www.ubuntu.com/sites/default/themes/ubuntu10/images/footer_logo.png" alt="" width="118" height="27" /></a><p class="wp-caption-text">Ubuntu 10.04 LTS</p></div>
<p>Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya menginstall aplikasi-aplikasi yang sudah saya sebutkan diatas di Ubuntu 10.04 LTS Server edition. Syarat minimal hardware yang harus dimiliki adalah sebuah PC dengan 2 buah kartu jaringan (LAN Card). selain itu, berdasar pengalaman mysql daemon akan sedikit membebani memory untuk itu minimal RAM yang direkomendasikan dalah 512MB meski kemungkinan besar juga bisa berjalan dengan RAM 256MB jika anda menggunakan OS tanpa GUI. Saya sendiri menginstallnya di sebuah CPU merk HP dengan spesifikasi Core 2 Duo E8600 3,33Ghz, RAM 2 Gb, 2 Ethernet card ( 1 LAN card on-board, 1 lagi PCI merk D-Link) dan 2 buah HDD total 1,14TB (160 Gb dan 1Tb). Sangat berlebihan sebenarnya untuk ukuran server hotspot namun server ini sekalian saya gunakan sebagai data server yang menyimpan file-file multimedia koleksi pribadi saya.<span id="more-298"></span></p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 198px"><a href="http://freeradius.org/"><img title="freeRadius" src="http://freeradius.org/css/freeradius.png" alt="" width="188" height="39" /></a><p class="wp-caption-text">freeRadius</p></div>
<p>Saya mengasumsikan Anda semua sudah memiliki sebuah PC yang sudah terinstall Ubuntu 10.04 LTS, begitu juga dengan LAMP server (Apache,mysql dan php). Jika anda baru akan memulai menginstall Ubuntu, ada baiknya anda secara langsung memilih paket LAMP server dan SSH server saat proses penginstalan berlangsung. Namun jika anda sudah terlanjur menginstall ubuntu tanpa LAMP server anda bisa menginstallnya</p>
<p>melalui perintah apt-get maupun dari tasksel. Saya yakin anda bisa melakukannya hingga tahap ini.</p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 248px"><a href="http://www.coova.org"><img title="Coovachilli" src="http://www.coova.org/sites/all/themes/coovaorg/logo.png" alt="" width="238" height="80" /></a><p class="wp-caption-text">Coovachilli</p></div>
<p>Selanjutnya yang perlu anda persiapkan adalah 2 buah kartu jaringan, cek apakah keduanya sudah bekerja dengan baik, dan pastikan keduanya memiliki nama eth0 dan eth1. Yang perlu anda lakukan disini adalah menghubungkan eth0 dengan modem/router anda dan eth1 dengan akses point/switch. Awalnya saya sangat dibuat bingung dengan konfigurasi yang mesti mengganti nama interface yang terbolak-balik, belakangan saya menemukan cara dimana lebih baik menukar kabel daripada mesti mengganti nama interfacenya. Setting eth0 sesuai setting jaringan dari router anda, apakah mau diset secara otomatis menggunakan dhcp maupun statik. (saya lebih menganjurkan statik demi kemudahan remote server dari jaringan). Anda bisa melakukan konfigurasi dengan merubah file <strong>/etc/network/interfaces.</strong> Disini saya hanya melakukan setting pada loopback (auto) dan eth0 dengan memberinya ip 192.168.1.253, subnet 255.255.255.0, gateway/DNS 192.168.1.254 (ip modem/router). Selebihnya untuk eth1 saya biarkan saja karena nantinya akan diatur secara otomatis oleh chilli. Sekali lagi perhatikan bahwa tidak boleh ada DHCP server yang berjalan baik di mesin yang sedang anda kerjakan maupun di akses point yang tersambung dengan eth1.</p>
<p>Tahap selanjutnya yang saya lakukan adalah menginstall paket-paket yang kemungkinan besar akan saya gunakan termasuk menginstall freeradius (anda bisa menambahkan atau mengurangi sesuai kebutuhan)</p>
<blockquote><p>$apt-get -y install iptraf iftop whois sysstat snmp snmpd rrdtool dbconfig-common libphp-adodb php5-cli php5-gd php5-gmp php-pear php5-snmp php5-adodb make rpm alien subversion nmap libnet-netmask-perl curl freeradius freeradius-mysql php5-mcrypt perl openssl libnet-ssleay-perl libauthen-pam-perl libpam-runtime libio-pty-perl unzip git-core</p></blockquote>
<p>Untuk mempermudah pekerjaan administrasi (mengingat saya juga msih newbie <img src='http://ndra.gmib26.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  ), saya menginstall webmin, beberapa paket yang dibutuhkan untuk webmin sudah terinstall dengan perintah diatas. Tinggal install paket <strong><em>libmd5-perl</em></strong> secara manual karena sudah tidak tersedia di repo Ubuntu Lucid, untuk itu kita perlu mendownload paketnya.</p>
<blockquote><p>$wget <a href="http://mirrors.kernel.org/ubuntu/pool/universe/libm/libmd5-perl/libmd5-perl_2.03-1_all.deb">http://mirrors.kernel.org/ubuntu/pool/universe/libm/libmd5-perl/libmd5-perl_2.03-1_all.deb</a></p>
<p>$dpkg -i libmd5-perl_2.03-1_all.deb</p>
<p>$wget <a href="http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.510-2_all.deb">http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.510-2_all.deb</a></p>
<p>$dpkg -i webmin_1.510-2_all.deb</p></blockquote>
<p>Ok,sampai disini anda sudah memiliki webmin dan juga freeradius yang sudah terinstall di LAMP server Ubuntu Linix 10.04 anda.</p>
<p>Selanjutnya anda perlu untuk mengcopy easyhotspot web only dari git server, dan menaruhnya di folder pada server and a (semisal /opt/). Saya melakukan tahap ini terlebih dahulu untuk mendapatkan contoh schema mysql yang digunakan oleh easyhotspot nantinya. untuk itu lakukan perintah dibawah</p>
<blockquote><p>$cd /opt</p>
<p>$git clone git://easyhotspot.git.sourceforge.net/gitroot/easyhotspot/easyhotspot</p></blockquote>
<p>Langkah selanjutnya dalah memastikan anda memiliki hak akses MySql dan saya sarankan anda merubah password root di MySql anda (password root mysql berbeda dengan root system) karena secara default, root tidak memiliki password.</p>
<blockquote><p>$mysqladmin -u root password xxxyyyzzz</p></blockquote>
<p><strong><em>&#8220;</em></strong>xxxyyyzzz&#8221; adalah contoh password mysql saya,anda bisa merubahnya sesuai dengan keinginan anda</p>
<p>Kemudian buat sebuah database yang akan digunakan oleh freeradius dan easyhotspot untuk authentikasi dan menejemen account dan biliing saya menggunakan nama database &#8220;hotspot&#8221; anda bisa menggunakan nama lain.</p>
<blockquote><p>$mysql -u root -pxxxyyyzzz create hotspot</p></blockquote>
<p>Masukkan skema database yang dibutuhkan kedlam database yang sudah dibuat diatas, disini saya menggunakan skema yang ada di folder easyhotspot yang sudah didownload dengan perintah git clone diatas.</p>
<blockquote><p>$cd /opt/easyhotspot/install</p>
<p>$mysql -u root -pxxxyyyzzz hotspot &lt;database_with_sample.sql</p></blockquote>
<p>Kemudian buat sebuah user mysql dengan nama <strong>easyhotspot</strong> dan password sesuai dengan keinginan anda (dalam contoh saya menggunakan password &#8216;xxyyzz&#8217;) yang memiliki akses ALL GRAND terhadap database hotspot yang sudah dibuat tadi (disni anda bisa memanfaatkan webmin untuk mempermudah). sebenarnya anda bisa menggunakan account root anda untuk digunakan oleh easyhotspot dan freeradius, namun saya sarankan anda membuat account baru saja untuk tutorial mysql anda bisa membacanya di <a href="http://www.pantz.org/software/mysql/mysqlcommands.html">http://www.pantz.org/software/mysql/mysqlcommands.html</a></p>
<p>Setelah anda membuat account baru tersebut, anda harus menyesuaikan settingnya dengan setting database freeradius dan easyhotspot, untuk itu anda perlu merubah file <strong>/etc/freeradius/sql.conf </strong>dan<strong> /opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php</strong></p>
<p>Pada file <strong>/etc/freeradius/sql.conf </strong> ubah setting server, login, password dan radius_db menjadi :</p>
<blockquote><p>sql {</p>
<p>#</p>
<p>#  Set the database to one of:</p>
<p>#</p>
<p>#    mysql, mssql, oracle, postgresql</p>
<p>#</p>
<p>database = &#8220;mysql&#8221;</p>
<p>#</p>
<p>#  Which FreeRADIUS driver to use.</p>
<p>#</p>
<p>driver = &#8220;rlm_sql_${database}&#8221;</p>
<p># Connection info:</p>
<p>server = &#8220;localhost&#8221;</p>
<p>#port = 3306</p>
<p>login = &#8220;easyhotspot&#8221;</p>
<p>password = &#8220;xxyyzz&#8221;</p>
<p># Database table configuration for everything except Oracle</p>
<p>radius_db = &#8220;hotspot&#8221;</p></blockquote>
<p>Sedangkan pada <strong>/opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php </strong> ubah setting database, username dan password sehingga menjadi :</p>
<blockquote><p>$db['default']['hostname'] = &#8220;localhost&#8221;;</p>
<p>$db['default']['username'] = &#8220;easyhotspot&#8221;;</p>
<p>$db['default']['password'] = &#8220;xxyyzz&#8221;;</p>
<p>$db['default']['database'] = &#8220;hotspot&#8221;;</p>
<p>$db['default']['dbdriver'] = &#8220;mysql&#8221;;</p></blockquote>
<p>Langkah selanjutnya adalah membuat chilli sebagai client dari freeradius, untuk itu kita harus merubah file <strong>/etc/freeradius/clients.conf </strong> dan pastikan anda memiliki baris setting seperti dibawah :</p>
<blockquote><p>ipaddr = 127.0.0.1</p>
<p>secret = easyhotspot //anda bisa merubah dan sesuaikan dengan setting di chilli</p>
<p>nastype = other</p></blockquote>
<p>Berikutnya yang juga penting adalah memberitahu freeradius untuk menggunakan MySql dalam authentikasi user. ubah file <strong>/etc/freeradius/radiusd.conf</strong>. dibagian <strong>modules </strong>(sekitar baris 648) dan uncommen :</p>
<blockquote><p>$INCLUDE sql.conf<strong> </strong></p></blockquote>
<p>begitu juga bebrapa baris berikutnya, uncomment pada :</p>
<blockquote><p>$INCLUDE sql/mysql/counter.conf<strong> </strong></p></blockquote>
<p>Kemudian cari di bagian <strong>instantiate</strong> (sekitar baris 715) dan tambahkan didalamnya :</p>
<blockquote><p>max_all_mb</p>
<p>noresetcounter<strong> </strong></p></blockquote>
<p>kemudian save file tersebut dan buka file <strong>/etc/freeradius/sites-enabled/default. </strong>Pada bagian<strong> authorise </strong>perhatikan baris yang berisi <strong>sql</strong> yang mungkin di&#8221;comment&#8221; anda harus meng-&#8221;uncomment&#8221; baris tersebut dan menambahkan baris sehingga menjadi seperti dibawah :</p>
<blockquote><p>sql</p>
<p>max_all_mb</p>
<p>noresetcounter<strong> </strong></p></blockquote>
<p>Anda juga harus meng-&#8221;uncomment&#8221; baris <strong>sql </strong> pada file yang sama di bagian <strong>accounting, session </strong>dan <strong>post-auth</strong>, kemudian save.</p>
<p>Tahap selanjutnya adalah merubah file <strong>/etc/freeradius/sql/mysql/counter.conf</strong>, buka file tersebut dan lihat pada bagian akhir file, terdapat parameter</p>
<blockquote><p>sqlcounter noresetcounter {</p>
<p>bla&#8230;bla&#8230;bla&#8230;</p></blockquote>
<p>Hapus semua baris diatas  hingga tanda <strong>}</strong> dan gantikan dengan :</p>
<blockquote><p>sqlcounter noresetcounter {</p>
<p>counter-name = Session-Timeout</p>
<p>check-name = Session-Timeout</p>
<p>reply-name = Session-Timeout</p>
<p>sqlmod-inst = sql</p>
<p>key = User-Name</p>
<p>reset = never</p>
<p>query = &#8220;SELECT SUM(Acctsessiontime) FROM radacct WHERE UserName=&#8217;%{%k}&#8217;&#8221;</p>
<p>}</p>
<p>sqlcounter max_all_mb {</p>
<p>counter-name = Max-All-MB</p>
<p>check-name = Max-All-MB</p>
<p>reply-name = ChilliSpot-Max-Total-Octets</p>
<p>sqlmod-inst = sql</p>
<p>key = User-Name</p>
<p>reset = never</p>
<p>query = &#8220;SELECT SUM(AcctInputOctets)/(1024*1024) + SUM(AcctOutputOctets)/(1024*1024) FROM radacct WHERE UserName=&#8217;%{%k}&#8217;&#8221;</p>
<p>}</p></blockquote>
<p>Sampai dini, seharusnya freeradius sudah bekerja. Anda bisa memastikan dengan manjalankan freeradius dengan mode debug.</p>
<blockquote><p>$/etc/init.d/freeradius stop</p>
<p>$/usr/sbin/freeradius -X</p></blockquote>
<p>Anda bisa melihat jika freeradius error makan akan di tampilkan letak kesalahannya yang membuat freeradius tidak berjalan, namun jika freeradius sudah bekerja dengan benar akan muncul pemberitahun freeradius menunggu <strong>request</strong> selanjutnya. Jika telah berjalan dengan benar anda bisa mematikan mode debug dan menjalankan dalam modus normal dengan menekan tombol <strong>ctrl+c</strong> dan menjalankan perintah</p>
<blockquote><p>$/usr/sbin/freeradius</p></blockquote>
<p>Pekerjaan selanjutnya adalah menginstall <strong>Coova Chilli</strong>. Sebelumnya anda mesti mendownload paket coova baru kemudian menginstalnya.</p>
<blockquote><p>$wget <a href="http://ap.coova.org/chilli/coova-chilli_1.2.2_i386.deb">http://ap.coova.org/chilli/coova-chilli_1.2.2_i386.deb</a></p>
<p>$dpkg -i coova-chilli_1.2.2_i386.deb</p></blockquote>
<p>Secara default, coova chilli di set dalam keadaan tidak aktif, anda harus mengaktifkan dengan cara merubah isi file <strong>/etc/default/chilli</strong> dan cari</p>
<p><strong>START_CHILLI=0</strong> ubah menjadi <strong>START_CHILLI=1</strong></p>
<p>selanjutnya adalah download dan install Haserl</p>
<blockquote><p>$wget <a href="http://sourceforge.net/projects/haserl/files/haserl/0.8.0/haserl-0.8.0.tar.gz/download">http://sourceforge.net/projects/haserl/files/haserl/0.8.0/haserl-0.8.0.tar.gz/download</a></p>
<p>$tar -zxvf haserl-0.8.0.tar.gz</p>
<p>$cd haserl-0.8.0;./configure;make;sudo make install</p></blockquote>
<p>Kemudian Edit file /etc/chilli/wwwsh</p>
<p>cari :</p>
<blockquote><p>haserl=$(which haserl 2&gt;/dev/null)</p></blockquote>
<p>ubah menjadi :</p>
<blockquote><p>haserl=/usr/local/bin/haserl</p></blockquote>
<p>kemudian tambahkan baris berikut pada file /etc/chilli/up.sh</p>
<blockquote><p># may not have been populated the first time; run again</p>
<p>[ -e "/var/run/chilli.iptables" ] &amp;&amp; sh /var/run/chilli.iptables 2&gt;/dev/null</p>
<p># force-add the final rule necessary to fix routing tables</p>
<p>iptables -I POSTROUTING -t nat -o $HS_WANIF -j MASQUERADE</p></blockquote>
<p>Kemudian buka file <strong>/etc/chilli/default</strong> dan sesuaikan parameter sesuai setting-setting diatas, berikut adalah setting <strong>/etc/chilli/default</strong> saya :</p>
<blockquote><p># -*- mode: shell-script; -*-</p>
<p>#</p>
<p>#   Coova-Chilli Default Configurations.</p>
<p>#   To customize, copy this file to /etc/chilli/config</p>
<p>#   and edit to your liking. This is included in shell scripts</p>
<p>#   that configure chilli and related programs before file &#8216;config&#8217;.</p>
<p>###</p>
<p>#   Local Network Configurations</p>
<p>#</p>
<p># HS_WANIF=eth0            # WAN Interface toward the Internet</p>
<p>HS_LANIF=eth1           # Subscriber Interface for client devices</p>
<p>HS_NETWORK=10.1.0.0     # HotSpot Network (must include HS_UAMLISTEN)</p>
<p>HS_NETMASK=255.255.255.0   # HotSpot Network Netmask</p>
<p>HS_UAMLISTEN=10.1.0.1    # HotSpot IP Address (on subscriber network)</p>
<p>HS_UAMPORT=3990            # HotSpot UAM Port (on subscriber network)</p>
<p>HS_UAMUIPORT=4990          # HotSpot UAM &#8220;UI&#8221; Port (on subscriber network, for embedded portal)</p>
<p># HS_DYNIP=</p>
<p># HS_DYNIP_MASK=255.255.255.0</p>
<p># HS_STATIP=</p>
<p># HS_STATIP_MASK=255.255.255.0</p>
<p># HS_DNS_DOMAIN=</p>
<p># DNS Servers</p>
<p>HS_DNS1=192.168.1.254</p>
<p>###</p>
<p>#   HotSpot settings for simple Captive Portal</p>
<p>#</p>
<p>HS_NASID=nas01</p>
<p>HS_RADIUS=localhost</p>
<p>HS_RADIUS2=localhost</p>
<p>HS_UAMALLOW=10.1.0.1,192.168.1.254,lestari-net.co.cc</p>
<p>HS_RADSECRET=easyhotspot    # Set to be your RADIUS shared secret//sesuai yang kita isikan di /etc/freeradius/clients.conf</p>
<p>HS_UAMSECRET=easyhotspot     # Set to be your UAM secret</p>
<p>HS_UAMALIASNAME=chilli</p>
<p>#  Configure RADIUS proxy support (for 802.1x + captive portal support)</p>
<p># HS_RADPROXY=on</p>
<p># HS_RADPROXY_LISTEN=127.0.0.1</p>
<p># HS_RADPROXY_CLIENT=127.0.0.1</p>
<p># HS_RADPROXY_PORT=1645</p>
<p># HS_RADPROXY_SECRET=$HS_RADSECRET</p>
<p>#  Example OpenWrt /etc/config/wireless entry for hostapd</p>
<p>#    option encryption wpa2</p>
<p>#    option server $HS_RADPROXY_LISTEN</p>
<p>#    option port $HS_RADPROXY_PORT</p>
<p>#    option key $HS_RADPROXY_SECRET</p>
<p>#   To alternatively use a HTTP URL for AAA instead of RADIUS:</p>
<p># HS_UAMAAAURL=http://my-site/script.php</p>
<p>#   Put entire domains in the walled-garden with DNS inspection</p>
<p># HS_UAMDOMAINS=&#8221;.paypal.com,.paypalobjects.com&#8221;</p>
<p>#   Optional initial redirect and RADIUS settings</p>
<p># HS_SSID=&lt;ssid&gt;        # To send to the captive portal</p>
<p># HS_NASMAC=&lt;mac address&gt;  # To explicitly set Called-Station-Id</p>
<p># HS_NASIP=&lt;ip address&gt;    # To explicitly set NAS-IP-Address</p>
<p>#   The server to be used in combination with HS_UAMFORMAT to</p>
<p>#   create the final chilli &#8216;uamserver&#8217; url configuration.</p>
<p>HS_UAMSERVER=$HS_UAMLISTEN</p>
<p>#   Use HS_UAMFORMAT to define the actual captive portal url.</p>
<p>#   Shell variable replacement takes place when evaluated, so here</p>
<p>#   HS_UAMSERVER is escaped and later replaced by the pre-defined</p>
<p>#   HS_UAMSERVER to form the actual &#8220;&#8211;uamserver&#8221; option in chilli.</p>
<p>HS_UAMFORMAT=http://\$HS_UAMLISTEN:\$HS_UAMUIPORT/www/login.chi</p>
<p>#   Same principal goes for HS_UAMHOMEPAGE.</p>
<p>HS_UAMHOMEPAGE=http://\$HS_UAMLISTEN:\$HS_UAMPORT/www/coova.html</p>
<p>#   This option will be configured to be the WISPr LoginURL as well</p>
<p>#   as provide &#8220;uamService&#8221; to the ChilliController. The UAM Service is</p>
<p>#   described in: <a href="http://www.coova.org/CoovaChilli/UAMService">http://www.coova.org/CoovaChilli/UAMService</a></p>
<p>#</p>
<p># HS_UAMSERVICE=</p>
<p>###</p>
<p>#   Features not activated per-default (default to off)</p>
<p>#</p>
<p># HS_RADCONF=off        # Get some configurations from RADIUS or a URL (&#8216;on&#8217; and &#8216;url&#8217; respectively)</p>
<p>#</p>
<p># HS_ANYIP=on           # Allow any IP address on subscriber LAN</p>
<p>#</p>
<p># HS_MACAUTH=on         # To turn on MAC Authentication</p>
<p>#</p>
<p># HS_MACAUTHDENY=on     # Put client in &#8216;drop&#8217; state on MAC Auth Access-Reject</p>
<p>#</p>
<p># HS_MACAUTHMODE=local        # To allow MAC Authentication based on macallowed, not RADIUS</p>
<p>#</p>
<p># HS_MACALLOW=&#8221;&#8230;&#8221;      # List of MAC addresses to authenticate (comma seperated)</p>
<p>#</p>
<p># HS_USELOCALUSERS=on      # To use the /etc/chilli/localusers file</p>
<p>#</p>
<p># HS_OPENIDAUTH=on      # To inform the RADIUS server to allow OpenID Auth</p>
<p>#</p>
<p># HS_WPAGUESTS=on       # To inform the RADIUS server to allow WPA Guests</p>
<p>#</p>
<p># HS_DNSPARANOIA=on     # To drop DNS packets containing something other</p>
<p>#                  # than A, CNAME, SOA, or MX records</p>
<p>#</p>
<p># HS_OPENIDAUTH=on      # To inform the RADIUS server to allow OpenID Auth</p>
<p>#                  # Will also configure the embedded login forms for OpenID</p>
<p>#</p>
<p># HS_USE_MAP=on         # Short hand for allowing the required google</p>
<p>#                  # sites to use Google maps (adds many google sites!)</p>
<p>#</p>
<p>###</p>
<p>#   Other feature settings and their defaults</p>
<p>#</p>
<p># HS_DEFSESSIONTIMEOUT=0   # Default session-timeout if not defined by RADIUS (0 for unlimited)</p>
<p>#</p>
<p># HS_DEFIDLETIMEOUT=0    # Default idle-timeout if not defined by RADIUS (0 for unlimited)</p>
<p>#</p>
<p># HS_DEFBANDWIDTHMAXDOWN=0   # Default WISPr-Bandwidth-Max-Down if not defined by RADIUS (0 for unlimited)</p>
<p>#</p>
<p># HS_DEFBANDWIDTHMAXUP=0      # Default WISPr-Bandwidth-Max-Up if not defined by RADIUS (0 for unlimited)</p>
<p>###</p>
<p># Centralized configuration options examples</p>
<p>#</p>
<p># HS_RADCONF=url        # requires curl</p>
<p># HS_RADCONF_URL=https://coova.org/app/ap/config</p>
<p># HS_RADCONF=on         # gather the ChilliSpot-Config attributes in</p>
<p>#                  # Administrative-User login</p>
<p># HS_RADCONF_SERVER=rad01.coova.org         # RADIUS Server</p>
<p># HS_RADCONF_SECRET=coova-anonymous         # RADIUS Shared Secret</p>
<p># HS_RADCONF_AUTHPORT=1812            # Auth port</p>
<p># HS_RADCONF_USER=chillispot                # Username</p>
<p># HS_RADCONF_PWD=chillispot                 # Password</p>
<p>###</p>
<p>#   Firewall issues</p>
<p>#</p>
<p># Uncomment the following to add ports to the allowed local ports list</p>
<p># The up.sh script will allow these local ports to be used, while the default</p>
<p># is to block all unwanted traffic to the tun/tap.</p>
<p>#</p>
<p>HS_TCP_PORTS=&#8221;22 80 10000&#8243; //saya membuka port 22 untuk ssh, 80 untuk webinterface EHS dan 10000 untuk webmin.</p>
<p>###</p>
<p>#   Standard configurations</p>
<p>#</p>
<p>HS_MODE=hotspot</p>
<p>HS_TYPE=chillispot</p>
<p># HS_RADAUTH=1812</p>
<p># HS_RADACCT=1813</p>
<p># HS_ADMUSR=chillispot</p>
<p># HS_ADMPWD=chillispot</p>
<p>###</p>
<p>#   Post-Auth proxy settings</p>
<p>#</p>
<p># HS_POSTAUTH_PROXY=&lt;host or ip&gt;</p>
<p># HS_POSTAUTH_PROXYPORT=&lt;port&gt;</p>
<p>#   Directory specifying where internal web pages can be served</p>
<p>#   by chilli with url /www/&lt;file name&gt;. Only extentions like .html</p>
<p>#   .jpg, .gif, .png, .js are allowed. See below for using .chi as a</p>
<p>#   CGI extension.</p>
<p>HS_WWWDIR=/etc/chilli/www</p>
<p>#   Using this option assumes &#8216;haserl&#8217; is installed per-default</p>
<p>#   but, and CGI type program can ran from wwwsh to process requests</p>
<p>#   to chilli with url /www/filename.chi</p>
<p>HS_WWWBIN=/etc/chilli/wwwsh</p>
<p>#   Some configurations used in certain user interfaces</p>
<p>#</p>
<p>HS_PROVIDER=Lestari-Net</p>
<p>HS_PROVIDER_LINK=http://lestari-net.co.cc/</p>
<p>###</p>
<p>#   WISPr RADIUS Attribute support</p>
<p>#</p>
<p>HS_LOC_NAME=&#8221;Lestari-Net HotSpot&#8221;       # WISPr Location Name and used in portal</p>
<p>#   WISPr settings (to form a proper WISPr-Location-Id)</p>
<p># HS_LOC_NETWORK=&#8221;My Network&#8221;      # Network name</p>
<p># HS_LOC_AC=408               # Phone area code</p>
<p># HS_LOC_CC=1                 # Phone country code</p>
<p># HS_LOC_ISOCC=US             # ISO Country code</p></blockquote>
<p>Setelah di save, jalankan chilli dengan perintah :</p>
<blockquote><p>$/etc/init.d/chilli start</p></blockquote>
<p>Seharusnya saat ini server biilling hotspot anda sudah berjalan dengan baik, begitu juga dengan easyhotspotnya. lakukan pengecekan dengan perintah :</p>
<blockquote><p>$ifconfig</p></blockquote>
<p>Jika dalam reslut ifconfig telah muncul <strong>eth1</strong> dan <strong>tun0 </strong> dimana Tun0 memiliki ip 10.1.0.1 maka server anda sudah bisa digunakan. Hubungkan sebuah PC dengan kabel LAn ke eth1, dan pastikan PC tersebut menggunakan setting IP otomatis. dan lihat jika PC sudah mendapatkan IP DHCP dari coova chilli dengan ip 10.1.0.x maka coova chilli sudah bekerja dengan baik. Anda tinggal membuka browser dan buka alamat sembarang, disini harusnya anda diredirect ke halaman login, jika tidak anda bisa mengetikkan alamat <a href="http://10.1.0.1:3990/">http://10.1.0.1:3990/</a> (dalalam beberapa kali ujicoba sering kali coova merespon lambat sehingga user tidak di redirect kehalaman login).</p>
<p>Terakhir, yang harus anda lakukan adalah membuat symlink untuk easyhotspot agar bisa dibuka di browser, lakukan perintah di bawah :</p>
<blockquote><p>$ln -s /opt/easyhotspot/htdocs /var/www/easyhotspot<strong> </strong></p></blockquote>
<p>Setelah itu silahkan buka <strong>http://ip-server-anda/easyhotspot </strong>untuk memulai menejemen hotspot anda. Oya, sebelumnya anda harus memastikan tiga file config easyhotspot sudah terisi dengan benar yaitu <strong>/opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/config.php</strong>, <strong>/opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/database.php</strong> dan /<strong>opt/easyhotspot/htdocs/system/application/config/easyhotspot.php</strong></p>
<p><strong>OPTIONAL :</strong></p>
<p>Anda bisa melakukan perubahan terhadap halaman login dari hotspot anda dengan mengedit file-file yang ada di <strong>/etc/chilli/www</strong> dan jika anda ingin mudah, anda bisa menggunakan halaman login yang sudah saya buat untuk warnet di tempat saya dan anda tinggal mengutak-atik file berekstensi <strong>.tmpl</strong> sehingga anda akan mendpatkan tampilan seperti screenshot dibawah ini :</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 582px"><img title="Halaman Login Coova" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs133.snc4/36993_1318919134496_1276308959_30802543_1753664_n.jpg" alt="" width="572" height="357" /><p class="wp-caption-text">Halaman Login Coova</p></div>
<p>Untuk menginstallnya anda bisa melakukan perintah dibawah :</p>
<blockquote><p>$wget <a href="../downloads/www.zip">http://ndra.gmib26.net/downloads/www.zip</a></p>
<p>$cp www.zip /etc/chilli</p>
<p>$cd /etc/chilli</p>
<p>$cp –r /etc/chilli/www /etc/chilli/www.bak</p>
<p>$rm –rf /etc/chilli/www</p>
<p>$unzip –a www.zip</p></blockquote>
<p>Saat ini mestinya anda telah memiliki halaman login seperti screenshot diatas.</p>
<p>Selamat mencoba, semoga tulisan ini bisa sedikit membantu teman-teman sesama newbie. Jika ada sesuatu yang salah, saya tidak menutup diri dari masukan para master sekalian. THANKS.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/06/install-easyhotspot-dan-konfigurasi-freeradius-serta-coova-chilli-di-ubuntu-10-04-lts-server-edition/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>57</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Easyhotspot OpenSource Hotspot Billing System Racikan Anak Bangsa</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/06/easyhotspot-opensource-hotspot-billing-system-racikan-anak-bangsa/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/06/easyhotspot-opensource-hotspot-billing-system-racikan-anak-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 12:48:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[easyhotspot]]></category>
		<category><![CDATA[chilli]]></category>
		<category><![CDATA[coova]]></category>
		<category><![CDATA[freeradius]]></category>
		<category><![CDATA[hotspot]]></category>
		<category><![CDATA[linux]]></category>
		<category><![CDATA[open source]]></category>
		<category><![CDATA[radius]]></category>
		<category><![CDATA[server]]></category>
		<category><![CDATA[wifi]]></category>
		<category><![CDATA[Wireless]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Awal perkenalan saya dengan Easyhotspot adalah awal tahun 2010 yang lalu saat seorang  teman meminta tolong untuk dibuatkan server billing untuk hotspot. Kebetulan saya pernah mendownload sebuah distro easyhotspot 0.2 yang saya temukan di sf.net tanpa sengaja. Seorang Rafeequl Rahman Awan yang pertama kali merilis program ini dengan lisensi GRATIS. Dalam deskripsi di sf.net dijelaskan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/06/easyhotspot-opensource-hotspot-billing-system-racikan-anak-bangsa/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://easyhotspot.inov.asia"><img class="alignleft" title="EasyHotspot" src="http://easyhotspot.inov.asia/forum/styles/reds/imageset/logo.png" alt="" width="312" height="100" /></a>Awal perkenalan saya dengan <a href="http://easyhotspot.inov.asia/" target="_blank">Easyhotspot</a> adalah awal tahun 2010 yang lalu saat seorang  teman meminta tolong untuk dibuatkan server billing untuk hotspot. Kebetulan saya pernah mendownload sebuah distro easyhotspot 0.2 yang saya temukan di sf.net tanpa sengaja. Seorang <a href="http://rafeequl.wordpress.com/" target="_blank">Rafeequl Rahman Awan</a> yang pertama kali merilis program ini dengan lisensi GRATIS. Dalam deskripsi di sf.net dijelaskan bahwa distro ini merupakan gabungan antara ubuntu, freeradius, mysql, dan chillispot. Terus terang saya waktu itu juga kurang mengerti maksud semuanya, sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencobanya.<br />
Easyhotspot merupakan software yang menggabungkan beberapa software opensource lain menjadi satu sehingga kita bisa mendapatkan managemant billing hotspot yang sangat membantu. Mulai dari pengaturan billing plan untuk prepaid (prabayar), dimana kita bisa membuat voucher baik berdasarkan waktu maupun quota pemakaian. Tak hanya prepaid, easyhotspot juga menyediakan menejemen billing postpaid (pasca bayar).<br />
Fasilitas lain yang bisa kita gunakan adalah pembatasan kecepatan download maupun upload berdasarkan billing plan yang kita buat.<span id="more-293"></span>Bagi user prabayar, voucher bisa kita generate sesuai dengan billing plan yang kita buat, dan akan aktif selama jumlah hari yang bisa kita atur saat membuat billing plan. Saat masa aktif habis, secara otomatis koneksi user akan di&#8221;disconnect&#8221; oleh server, begitu juga jika time limit maupun quota telah habis. Chillispot juga akan membatasi download/upload rate (kecepatan) sesuai dengan paket yang telah dibayar, sehingga kita bisa membagi rata penggunaan bandwidth.<br />
Tak jauh berbeda dengan user prabayar, pasca bayar juga memiliki fasilitas yang sama. Perbedaan keduanya adalah dari segi pembayaran saja. Pasca bayar memberikan keleluasaan bagi user untuk menggunakan terlebih dahulu koneksi dan di bayar dibelakang. Penghitungannyapun bisa dipilih berdasarkan penggunaan waktu maupun quota. Tersedia fasilitas invoice yang mencatat secra terperinci waktu dan lama tiap user melakukan login. Saat akhir bulan, invoice yang ada bisa di tutup dan di print sebagai bukti tagihan penggunaan koneksi internet untuk pelanggan kita.<br />
Pada awal percobaan, memang terdapat bug yang sangat mengganggu. Bahkan hampir dikeluhkan oleh semua tester, dimana sering kali user sulit melakukan login. Menurut sumber di forum EasyHotspot, hal ini dikarenakan oleh chillispot, namun belakangan sudah bisa diatasi dengan mengganti halaman login menjadi PHP dari sebelumnya CGI, atau bahkan bisa juga dengan mengganti chillispot dengan coova yang terbukti ampuh mengatasi masalah tersebut. Namun terlepas dari itu semua, Rafeequl Rahman Awan telah menunjukkan kepada dunia bahwa anak Indonesia layak diperhitungkan. Dari pantauan saya di forum maupun di halaman EasyHotspot di Facebook, pengguna easyhotpsot tak hanya dari Indonesia saja, melainkan banyak juga pengguna dari belahan bumi lain. Begitu bagusnya software ini hingga akhirnya panitia INAICTA 2008 memenangkan software buatan mas Rafeequl ini.<br />
Seperti software Open Source yang lain, Saya sangat yakin Easyhotspot akan terus berkembang dengan adanya komunitas yang saling melengkapi kekurangan dari sofware ini. Bahkan, kalau saya tidak salah, dalam waktu dekat akan segera dirilis versi terbaru dengan menggunakan ubuntu 10.04 dan coovachilli yang menggantikan chillispot guna mengurangi bug yg saya sebutkan tadi. Saya sendiri telah mencoba beberapa kali Easyhotspot ini, dan semua berjalan lancar. Terakhir saya mencoba install sendiri di ubuntu 10.04 dengan menggunakan versi web only dan berjalan dengan bagus bahkan menurut saya lebih stabil dibandingkan yang versi distro.<br />
Beberapa waktu yang lalu, team EasyHotspot juga merilis EasyHotspot-nano (Beta) dimana program yang satu ini masih mirip dengan EasyHotspot yang sebelumnya, hanya saja kita tidak perlu menyiapkan komputer server, karena yang satu ini merupakan versi hosted, cukup dengan menyiapkan sebuah akses poin yang di konfigurasi dengan firmware coovaAp, kita sudah bisa memiliki hotspot berbayar sesuai dengan billing plan yang kita mau. Lebih simple, dan yang jelas jauh lebih hemat, karena EasyHotspot-nano sementara ini juga dirilis gratis untuk beta tester.<br />
Anda memiliki rencana membuat hotspot??? Anda wajib mencoba software yang satu ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/06/easyhotspot-opensource-hotspot-billing-system-racikan-anak-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wordbooker test</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/06/wordbooker-test/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/06/wordbooker-test/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 13:52:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=290</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah plugin yang sepertinya menyempurnakan wordbook yang telah ada sebelumnya. Seperti wordbook, wordbooker sepertinya juga menjanjikan koneksi antara wordpress dan facebook dimana saat kita melakukan posting di wordpress akan secara otomatis terkirim di dinding facebook kita. Namun, setelah penginstallan plugin, ada sedikit yang berbeda, benar jika plugin ini merupakan penyempurnaan wordbook, karena fitur yang dimiliki]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/06/wordbooker-test/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p><a href="http://www.facebook.com/Wordbooker"><img class="alignleft" title="wordbooker" src="http://profile.ak.fbcdn.net/object2/1218/43/n254577506873_2069.jpg" alt="" width="75" height="75" /></a>Sebuah plugin yang sepertinya menyempurnakan wordbook yang telah ada sebelumnya. Seperti wordbook, wordbooker sepertinya juga menjanjikan koneksi antara wordpress dan facebook dimana saat kita melakukan posting di wordpress akan secara otomatis terkirim di dinding facebook kita. Namun, setelah penginstallan plugin, ada sedikit yang berbeda, benar jika plugin ini merupakan penyempurnaan wordbook, karena fitur yang dimiliki juga lumayan lengkap termasuk bisa melakukan posting ke &#8220;Fan Pages&#8221; juga.</p>
<p>Pengaturan di sisi wordpress juga lumayan ribet, banyak yang harus di setting sehingga saya sendiri sedikit mumet&#8230; <img src='http://ndra.gmib26.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Tapi sepertinya plugin ini memang layak untuk di coba&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/06/wordbooker-test/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merubah Ubuntu Desktop Menjadi Ubuntu Server</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/05/merubah-ubuntu-desktop-menjadi-ubuntu-server/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/05/merubah-ubuntu-desktop-menjadi-ubuntu-server/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 May 2010 16:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[Awal cerita hingga muncul tulisan ini adalah keinginan untuk memiliki sebuah server yang lebih cepat dari ubuntu desktop yang sekarang saya pakai. Adanya gnome yang terinstal sedikit banyak mengurangi resource komputer yang saya miliki mengingat hanya berjalan di pentium 3 dengan RAM hanya 256MB. Sangat terasa berat ketika saya harus mensharing file multimedia dengan menggunakan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/05/merubah-ubuntu-desktop-menjadi-ubuntu-server/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<form id="cse-search-box" action="http://www.google.co.id/cse">
<div>
<input name="cx" type="hidden" value="partner-pub-3240066065571081:sy3ihx-d0r1" />
<input name="ie" type="hidden" value="ISO-8859-1" />
<input name="q" size="31" type="text" />
<input name="sa" type="submit" /></div>
</form>
<p><script src="http://www.google.co.id/cse/brand?form=cse-search-box&amp;lang=in" type="text/javascript"></script></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/05/ubuntu_.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-269" title="ubuntu" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/05/ubuntu_-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Awal cerita hingga muncul tulisan ini adalah keinginan untuk memiliki sebuah server yang lebih cepat dari ubuntu desktop yang sekarang saya pakai. Adanya gnome yang terinstal sedikit banyak mengurangi resource komputer yang saya miliki mengingat hanya berjalan di pentium 3 dengan RAM hanya 256MB. Sangat terasa berat ketika saya harus mensharing file multimedia dengan menggunakan samba.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya bisa saja menginstal dari awal langsung menggunakan Ubuntu Server Edition, namun saya terlanjur menggunakan versi desktop yang saya dapatkan dari menginstall distro milik <a title="Easyhotspot" href="http://easyhotspot.inov.asia" target="_blank">Easyhotspot</a> untuk memenejemen wireless dirumah. Memang ada keinginan untuk memulai dari awal menginstal semua aplikasi easyhotspot dari freeradius,  Apache, MySQL, PHP dan chillispotnya mengingat dalam website ubuntu dijelaskan bahwa server edition dan desktop edition menggunakan kernel yg berbeda dimana versi server menggunakan kernel generic-pae dan desktop menggunakan kernel generic, namun karena keterbatasan waktu dan tenaga serta sumberdaya hardware, maka saya mencari cara mudah untuk menghemat resource tersebut.<span id="more-270"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><code>[adsense]</code></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah bertanya sama om google selama beberapa lama akhirnya saya menemukan jawabannya, yaitu dengan cara me-<em>remove</em> paket ubuntu desktop dan semua aplikasi yang di gunakan oleh desktop. Caranya adalah dengan mengetikkan perintah berikut pada terminal :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: left;"><code>sudo apt-get remove aisleriot alacarte app-install-data-partner apport-gtk aptdaemon at-spi binfmt-support brasero brltty-x11 capplets-data checkbox checkbox-gtk cli-common compiz compiz-core compiz-fusion-plugins-extra compiz-fusion-plugins-main compiz-gnome compiz-plugins compiz-wrapper compizconfig-backend-gconf computer-janitor computer-janitor-gtk couchdb-bin dcraw desktop-file-utils desktopcouch devicekit-power dmz-cursor-theme doc-base docbook-xml empathy empathy-doc eog erlang-base erlang-crypto erlang-inets erlang-mnesia erlang-public-key erlang-runtime-tools erlang-ssl erlang-syntax-tools erlang-xmerl esound-clients esound-common espeak espeak-data evince evolution evolution-common evolution-couchdb evolution-data-server evolution-data-server-common evolution-documentation-en evolution-exchange evolution-indicator evolution-plugins evolution-webcal example-content f-spot file-roller firefox firefox-3.5 firefox-3.5-branding firefox-3.5-gnome-support firefox-gnome-support gamin gcalctool gconf-defaults-service gconf-editor gconf2 gconf2-common gdebi gdm gdm-guest-session gedit gedit-common ggzcore-bin gimp gimp-data gksu glchess glines gnect gnibbles gnobots2 gnome-about gnome-accessibility-themes gnome-applets gnome-applets-data gnome-blackjack gnome-bluetooth gnome-codec-install gnome-control-center gnome-desktop-data gnome-disk-utility gnome-doc-utils gnome-games gnome-games-common gnome-icon-theme gnome-keyring gnome-mag gnome-mahjongg gnome-media gnome-media-common gnome-menus gnome-mime-data gnome-nettool gnome-orca gnome-panel gnome-panel-data gnome-pilot gnome-pilot-conduits gnome-power-manager gnome-screensaver gnome-session gnome-session-bin gnome-session-canberra gnome-settings-daemon gnome-sudoku gnome-system-monitor gnome-system-tools gnome-terminal gnome-terminal-data gnome-themes-selected gnome-themes-ubuntu gnome-user-guide gnome-utils gnometris gnomine gnotravex gnotski gstreamer0.10-alsa gstreamer0.10-nice gstreamer0.10-plugins-base gstreamer0.10-plugins-base-apps gstreamer0.10-plugins-good gstreamer0.10-pulseaudio gstreamer0.10-tools gstreamer0.10-x gtali gtk2-engines gtk2-engines-murrine gtk2-engines-pixbuf gucharmap guile-1.8-libs gvfs gvfs-backends gvfs-bin gvfs-fuse human-theme humanity-icon-theme iagno ibus ibus-gtk ibus-m17n ibus-table indicator-applet indicator-applet-session indicator-messages indicator-session jockey-gtk language-selector launchpad-integration libanthy0 libart-2.0-2 libart2.0-cil libasound2-plugins libatspi1.0-0 libaudiofile0 libavahi-glib1 libavahi-gobject0 libavahi-ui0 libavc1394-0 libbabl-0.0-0 libbeagle1 libbonobo2-0 libbonobo2-common libbonoboui2-0 libbonoboui2-common libbrasero-media0 libcairo-perl libcairomm-1.0-1 libcamel1.2-14 libcanberra-gtk-module libcanberra-gtk0 libcanberra-pulse libcanberra0 libcdio-cdda0 libcdio-paranoia0 libcdio7 libclutter-1.0-0 libclutter-gtk-0.10-0 libcompizconfig0 libcouchdb-glib-1.0-1 libcroco3 libcryptui0 libcurl3 libdbusmenu-glib0 libdbusmenu-gtk0 libdecoration0 libdevkit-power-gobject1 libdotconf1.0 libdv4 libebackend1.2-0 libebook1.2-9 libecal1.2-7 libedata-book1.2-2 libedata-cal1.2-6 libedataserver1.2-11 libedataserverui1.2-8 libegroupwise1.2-13 libempathy-common libempathy-gtk-common libempathy-gtk28 libempathy30 libesd-alsa0 libespeak1 libevdocument1 libevent-1.4-2 libevview1 libexchange-storage1.2-3 libexempi3 libflickrnet2.2-cil libfreezethaw-perl libgail-common libgail-gnome-module libgail18 libgamin0 libgconf2-4 libgconf2.0-cil libgcr0 libgd2-xpm libgdata-common libgdata-google1.2-1 libgdata1.2-1 libgdata5 libgdict-1.0-6 libgdiplus libgdu-gtk0 libgdu0 libgegl-0.0-0 libggz2 libggzcore9 libggzmod4 libgimp2.0 libgksu2-0 libglade2-0 libglade2.0-cil libglib-perl libglib2.0-cil libglibmm-2.4-1c2a libglitz-glx1 libglitz1 libgmime-2.0-2a libgmime-2.4-2 libgmime2.2a-cil libgnome-bluetooth7 libgnome-desktop-2-11 libgnome-keyring0 libgnome-keyring1.0-cil libgnome-mag2 libgnome-media0 libgnome-menu2 libgnome-pilot2 libgnome-vfs2.0-cil libgnome-window-settings1 libgnome2-0 libgnome2-canvas-perl libgnome2-common libgnome2-perl libgnome2-vfs-perl libgnome2.24-cil libgnomecanvas2-0 libgnomecanvas2-common libgnomekbd-common libgnomekbd4 libgnomekbdui4 libgnomepanel2.24-cil libgnomeui-0 libgnomeui-common libgnomevfs2-0 libgnomevfs2-common libgnomevfs2-extra libgp11-0 libgsf-1-114 libgsf-1-common libgssdp-1.0-1 libgstfarsight0.10-0 libgtk-vnc-1.0-0 libgtk2-perl libgtk2.0-cil libgtkhtml-editor-common libgtkhtml-editor0 libgtkhtml3.14-19 libgtkmm-2.4-1c2a libgtksourceview2.0-0 libgtksourceview2.0-common libgtkspell0 libgtop2-7 libgtop2-common libgucharmap7 libgupnp-1.0-2 libgupnp-igd-1.0-2 libgvfscommon0 libgweather-common libgweather1 libibus1 libidl0 libiec61883-0 libindicate-gtk1 libjson-glib-1.0-0 libkpathsea4 liblaunchpad-integration1 liblircclient0 liblouis-data liblouis0 liblpint-bonobo0 libm17n-0 libmetacity0 libmldbm-perl libmono-addins-gui0.2-cil libmono-addins0.2-cil libmono-cairo2.0-cil libmono-corlib2.0-cil libmono-data-tds2.0-cil libmono-i18n-west2.0-cil libmono-posix2.0-cil libmono-security2.0-cil libmono-sharpzip2.84-cil libmono-sqlite2.0-cil libmono-system-data2.0-cil libmono-system-web2.0-cil libmono-system2.0-cil libmono2.0-cil libnautilus-extension1 libndesk-dbus-glib1.0-cil libndesk-dbus1.0-cil libnet-dbus-perl libnice0 libnotify1 liboil0.3 liboobs-1-4 liborbit2 libotf0 libpam-gnome-keyring libpanel-applet2-0 libpango-perl libpangomm-1.4-1 libpisock9 libpisync1 libpolkit-agent-1-0 libpolkit-gtk-1-0 libpoppler-glib4 libportaudio2 libprotobuf3 libproxy0 libpst4 libpulse-browse0 libpulse-mainloop-glib0 libpurple-bin libpurple0 librarian0 libraw1394-11 librsvg2-2 librsvg2-common libsctp1 libsexy2 libshout3 libsilc-1.1-2 libsilcclient-1.1-3 libsoup-gnome2.4-1 libsoup2.4-1 libspeechd2 libspeexdsp1 libsqlite0 libstartup-notification0 libtdb1 libtelepathy-farsight0 libtelepathy-glib0 libtie-ixhash-perl libtotem-plparser12 libtrackerclient0 libunique-1.0-0 libuuid-perl libvisual-0.4-0 libvisual-0.4-plugins libvte-common libvte9 libwebkit-1.0-2 libwebkit-1.0-common libwmf0.2-7-gtk libwnck-common libwnck22 libxcb-atom1 libxcb-aux0 libxcb-event1 libxml-twig-perl libxml-xpath-perl libxres1 libzephyr4 lksctp-tools m17n-contrib m17n-db media-player-info mesa-utils metacity metacity-common mobile-broadband-provider-info mono-2.0-gac mono-gac mono-runtime mousetweaks nautilus nautilus-data nautilus-sendto nautilus-share network-manager-gnome notification-daemon notify-osd notify-osd-icons obexd-client onboard openoffice.org-gnome openoffice.org-gtk openoffice.org-help-en-us openoffice.org-style-human pkg-config policykit-1-gnome protobuf-compiler pulseaudio pulseaudio-esound-compat pulseaudio-module-bluetooth pulseaudio-module-gconf pulseaudio-module-udev pulseaudio-module-x11 pulseaudio-utils python-aptdaemon python-aptdaemon-gtk python-avahi python-brlapi python-cairo python-configglue python-couchdb python-crypto python-desktopcouch python-desktopcouch-records python-fstab python-gconf python-glade2 python-gmenu python-gnome2 python-gnomeapplet python-gnomecanvas python-gnomekeyring python-gst0.10 python-gtk2 python-gtksourceview2 python-ibus python-launchpad-integration python-libxml2 python-louis python-notify python-openssl python-pam python-papyon python-protobuf python-pyatspi python-pyinotify python-pyorbit python-rdflib python-rsvg python-serial python-sexy python-speechd python-telepathy python-twisted-bin python-twisted-core python-twisted-names python-twisted-web python-ubuntuone-client python-ubuntuone-storageprotocol python-virtkey python-vte python-webkit rarian-compat rhythmbox same-gnome screen-resolution-extra screensaver-default-images seahorse sgml-data software-center software-properties-gtk speech-dispatcher ssh-askpass-gnome synaptic system-config-printer-gnome system-tools-backends telepathy-butterfly telepathy-gabble telepathy-haze telepathy-idle telepathy-mission-control-5 telepathy-salut tomboy totem totem-common totem-mozilla totem-plugins transmission-common transmission-gtk tsclient ubufox ubuntu-artwork ubuntu-desktop ubuntu-docs ubuntu-sounds ubuntu-system-service ubuntu-wallpapers ubuntu-xsplash-artwork ubuntuone-client ubuntuone-client-gnome update-manager update-notifier usb-creator-gtk vinagre vino whois xdg-user-dirs-gtk xsane xsane-common xscreensaver xscreensaver-data xscreensaver-gl xsltproc xsplash xulrunner-1.9.1 xulrunner-1.9.1-gnome-support yelp zenity</code></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Dalam forum ubuntu disampaikan bisa juga dengan menggunakan cara berikut (<em>saya belum mencobanya</em>) :</p>
<p>Removing ubuntu-desktop :</p>
<blockquote><p><code>sudo apt-get remove ubuntu-desktop<br />
sudo apt-get autoremove</code></p></blockquote>
<p>Install server kernel:</p>
<blockquote><p><code>sudo apt-get install linux-server</code></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Semoga bisa memberi manfaat, Selamat mencoba. <img src='http://ndra.gmib26.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_277" class="wp-caption aligncenter" style="width: 703px"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/05/gmib26.png"><img class="size-full wp-image-277" title="gmib26-server" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/05/gmib26.png" alt="" width="693" height="442" /></a><p class="wp-caption-text">Status server GmiB26.Net</p></div>
<p><code>[adsense]</code></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/05/merubah-ubuntu-desktop-menjadi-ubuntu-server/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Widget wordbook untuk status facebook tidak kompatibel dengan WordPress 2.9.1</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/01/widget-wordbook-untuk-status-facebook-tidak-kompatibel-dengan-wordpress-2-9-1/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/01/widget-wordbook-untuk-status-facebook-tidak-kompatibel-dengan-wordpress-2-9-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 04:04:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[wordbook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=245</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kemarin melakukan upgrade wordpress ke versi terbaru 2.9.1, ternyata baru menyadari bahwa ada plugin yang tidak kompatibel. Sebenarnya bukan pluginnya yang tidak kompatibel, namun modifikasinya yang kurang bener. Yaitu wordbook, yang fungsi aslinya untuk menggabungkan wordpress dan facebook dimana setiap postingan baru di wordpress akan di publikasikan juga di facebook melalui kiriman singkat di]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/01/widget-wordbook-untuk-status-facebook-tidak-kompatibel-dengan-wordpress-2-9-1/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/01/app_1_3353257731_3222.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-247" title="Wordbook" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/01/app_1_3353257731_3222.gif" alt="" width="100" /></a>Setelah kemarin melakukan upgrade wordpress ke versi terbaru 2.9.1, ternyata baru menyadari bahwa ada plugin yang tidak kompatibel. Sebenarnya bukan pluginnya yang tidak kompatibel, namun modifikasinya yang kurang bener. Yaitu wordbook, yang fungsi aslinya untuk menggabungkan wordpress dan facebook dimana setiap postingan baru di wordpress akan di publikasikan juga di facebook melalui kiriman singkat di wall.</p>
<p>dalam postingan saya sebelumnya, saya mencoba kreasi <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=892645194">Stephen Atty </a> yang memanfaatkan wordbook guna menampilkan status yang ada di facebook kedalam wordpress melalui widget sidebar. Modifikasi wordbook ini saya dapatkan dari <a href="http://www.facebook.com/apps/application.php?id=3353257731&amp;v=app_2373072738&amp;viewas=1276308959#/topic.php?uid=3353257731&amp;topic=9783" target="_blank">forum diskusi wordbook</a>. Namun, saat selesai upgrade wordpress kemarin, tiba-tiba saja muncul pesan error yang menyebabkan blog tidak bisa dibuka. saya belum sempat melakukan pengecekan, apa yang menyebabkan. Apakah theme yang salah atau memang ada script yang tidak kompatible dengan wordpress 2.9.1 atau justru tidak cocok dengan wordbook versi anyar yang kemarin saya upgrade juga.</p>
<p><span id="more-245"></span>Saat mengunjungi <a href="http://www.facebook.com/apps/application.php?id=3353257731&amp;v=app_2373072738&amp;viewas=1276308959#/topic.php?uid=3353257731&amp;topic=9783" target="_blank">forum diskusi wordbook</a>, saya tidak menemukan masalah yang sama yang dialami oleh pengguna script modifikasi ini, lalu dimana letak kesalahannya? Adakah teman-teman pengguna wordpress yang sudah mencoba dan mengalami masalah yang sama?mohon pencerahannya&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/01/widget-wordbook-untuk-status-facebook-tidak-kompatibel-dengan-wordpress-2-9-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya kembali ke server Singapore</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2010/01/akhirnya-kembali-ke-server-singapore/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2010/01/akhirnya-kembali-ke-server-singapore/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Jan 2010 03:02:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa bulan sempat migrasi menggunakan server IIX, akhirnya sejak tadi malam Gmib26.Net kembali menggunakan server Singapore. Hal ini terpaksa dilakukan karena selama beberapa bulan tersebut kinerja server IIX tidak seperti yang diharapkan. Bukannya mempercepat loading halaman, malah memperlambat. Memang semestinya server IIX bisa lebih cepat dibuka dari dalam negeri, namun karena blog ini menggunakan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2010/01/akhirnya-kembali-ke-server-singapore/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/01/images.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-237" title="Server SG" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2010/01/images.jpg" alt="" width="111" height="111" /></a>Setelah beberapa bulan sempat migrasi menggunakan server IIX, akhirnya sejak tadi malam Gmib26.Net kembali menggunakan server Singapore. Hal ini terpaksa dilakukan karena selama beberapa bulan tersebut kinerja server IIX tidak seperti yang diharapkan. Bukannya mempercepat loading halaman, malah memperlambat. Memang semestinya server IIX bisa lebih cepat dibuka dari dalam negeri, namun karena blog ini menggunakan beberapa plugins yang mengharuskan server mendownload konten dari server luar menyebabkan halaman website menjadi sangan berat dibuka. Hal ini disebabkan karena bandwidth internasional hosting IIX yang terlalu kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Bandwitdh internasional server IIX yang terlalu kecil tersebut sangat menghambat proses download konten dari luar negeri, seperti halnya dari server yahoo, google maupun facebook karena plugin yang saya gunakan. Bahkan, selama berada di server IIX saya terpaksa harus menggunakan cara manual untuk meng-upgrade wordpress saya karena upgrade otomatis dari wordpress selalu mengalami kegagalan disebabkan oleh koneksi yang timeout.<span id="more-236"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sejak semalam, dengan menggunakan server singapore, website sudah bisa kembali seperti dulu, bahakan upgrade otomatispun bisa saya lakukan. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan dengan segera mengupgrade wordpress saya ke versi terbaru 2.9.1. Bahkan saya menginstall theme baru langsung dari server wordpress yang sebelumnya sangat tidak mungkin dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Seharusnya kinerja server IIX bisa lebih baik mengingat harga sewa hosting yang lebih mahal di banding server singapore. Kenapa hal ini bisa terjadi? Atau karena harga bandwidth internasional yang memang mahal? Padahal jika menilik jumlah pengguna internet di indonesia yang setiap tahunnya terus meningkat, seharusnya pemerintah sebagai regulator bisa mengatasi masalah ini demi kemajuan bangsa. Bagaimana bangsa ini bisa bersaing dengan negara tetangga seperti singapore, kalau akses internetnya saja lambat? Bagaimana konten dalam negeri bisa laku di negara tetangga jika untuk membukanya saja selalu timeout?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2010/01/akhirnya-kembali-ke-server-singapore/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setting modem DSL-520B untuk Speedy (akhirnya bisa!)</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2009/08/setting-modem-dsl-520b-untuk-speedy-akhirnya-bisa/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2009/08/setting-modem-dsl-520b-untuk-speedy-akhirnya-bisa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2009 02:15:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[d-link]]></category>
		<category><![CDATA[Speedy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Hari rabu yang lalu seorang teman menghubungi saya bahwa dia ingin mengganti modem speedy yang dia miliki dengan modem baru. Alasan mendasarnya adalah modem yang saat itu di pakai sering kali tiba-tiba macet dan kembali ke setting default. Saya sendiri merasa heran dengan modem tersebut karena hampir setiap seminggu sekali temna saya menghubungi karena modemnya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2009/08/setting-modem-dsl-520b-untuk-speedy-akhirnya-bisa/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<div id="attachment_222" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2009/08/icon_002000D0015284.jpg"><img class="size-full wp-image-222" title="DSL-520B" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2009/08/icon_002000D0015284.jpg" alt="DSL-520B" width="300" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">DSL-520B</p></div>
<p>Hari rabu yang lalu seorang teman menghubungi saya bahwa dia ingin mengganti modem speedy yang dia miliki dengan modem baru. Alasan mendasarnya adalah modem yang saat itu di pakai sering kali tiba-tiba macet dan kembali ke setting default. Saya sendiri merasa heran dengan modem tersebut karena hampir setiap seminggu sekali temna saya menghubungi karena modemnya gak bisa konek. Alhasil, dia membeli modem baru dengan merk D-Link tipe DSL-520B.</p>
<p>Semula saya berpikir cukup 5-10 menit stting modem tersebut bisa selesai sehingga hari rabu tersebut saya datang jam 9 malam. Namun di luar perkiraan, modem baru ini sedikit bandel. beberapa kali saya lakukan penyettingan tetap tidak mau berfungsi dengan baik.</p>
<p>Pertama kali menghidupkan modem saya langsung melakukan dengan memilih menu quick settup dan mengisi semua parameter yang di tanyakan sesuai setting modem yang lama. Tetapi alangkah terkejutnya saya, karena baru kali ini saya mengalami hambatan dalam menyetting modem untuk speedy. Selama ini tak pernah lebih dari 10 menit modem sudah bisa di gunakan. Namun modem ini sedikit rewel juga agaknya. Setelah setting selesai dan klik save/reboot, modem bisa terkoneksi dengan jaringan ISP, bisa melakukan ping dengan baik, namun saat akan browsing modem menolak melakukannya hanya ada beberapa website yang berhasil di buka diantaranya google dan logmein, selain itu semua tidak berhasil di buka.  Tak terasa saat itu hingga jam 2 malam modem tak kunjung berfungsi sehingga saya memutuskan membawa pulang kerumah.<span id="more-220"></span></p>
<p>Sesampai dirumah, saya mencoba mencari firmware terbaru dan menemukannya di <a href="http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html">Blog D-Link Indonesia</a>. Sesuai petunjuk dari D-link Indonesia saya mencoba untuk meng-upgrade firmware modem tersebut namun setelah modem selesai di upgrade masalah tetap tidak terselesaikan, hingga saya memutuskan meminta ganti modem baru di toko tempat teman membeli modem tersebut.</p>
<p>Esok harinya saya menukarkan modem tersebut dengan modem sejenis karena saya berpikir kemungkinan modem yang kemarin merupakan produk gagal DSL-520B, namun ternyata perkiraan saya salah, saat modem baru saya coba tetap saja saya menemui masalah seperti diatas. Saya putuskan untuk memberikan komentar di blog D-link tersebut dengan menyampaikan permaslahan yang saya hadapi. Setelah menunggu semalaman, komentar saya mendapat balasan yang berisi :</p>
<blockquote><p>To : fredy</p>
<p>Terima kasih atas pertanyaan anda.</p>
<p>&#8220;saya baru membeli modem dsl-520B, waktu setting pertama dengan firmware awal sudah berhasil connect dengan isp telkom speedy namun hanya bisa browsing google namun tidak bisa membuka website selain itu. saya coba untuk upgrade ke firmware terbaru (1.22SE) ternyata masalahnya masih tidak terselesaikan. saya coba untuk ping semuanya reply tanpa masalah termasuk ping ke semua website yang tidak bisa di buka oleh browser. saya coba dengan modem lain (raticonet) yang memiliki firmware mirip dengan dsl-520B tidak ada masalah seperti diatas dan bisa browsing dengan lancar. Kalau parameter setting saya yang salah, saat saya diagnose semuanya &#8220;PASS&#8221;. lalu dimana letak kesalahannya?&#8221;</p>
<p>&#8212;&gt; Coba anda reset to factory default setelah anda upgrade ke fw 1.22SE. Lalu set ulang dari awal. Jgn lupa di save n reboot.</p>
<p>Bila masih belum bisa, anda bisa coba untuk turunkan nilai MTU/MRU ke 1400.</p>
<p>Mudah2an membantu</p></blockquote>
<p>Langsung setelah membaca saran tersebut, saya melaksakan apa yang disarankan dan alhasil&#8230; OHO&#8230; modem berjalan dengan baik! Bisa browsing&#8230;. SIIIPLAH&#8230;.! <img src='http://ndra.gmib26.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Ternyata butuh waktu 3 hari untuk setting modem ini&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2009/08/setting-modem-dsl-520b-untuk-speedy-akhirnya-bisa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menambahkan sidebar widget untuk status Facebook dengan menggunakan wordbook</title>
		<link>http://ndra.gmib26.net/2009/08/menambahkan-sidebar-widget-untuk-status-facebook-dengan-menggunakan-wordbook/</link>
		<comments>http://ndra.gmib26.net/2009/08/menambahkan-sidebar-widget-untuk-status-facebook-dengan-menggunakan-wordbook/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Aug 2009 18:49:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ndra</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ndra.gmib26.net/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Berawal dari penggunaan plugin wordbook yang bermasalah, saya menemukan di forum diskusi wordbook sebuah pengembangan berupa penambahan widgets pada sidebar yang berfungsi untuk memunculkan status facebook kita di halaman depan blog. Pengembangan ini dilakukan oleh Stephen Atty dan diskusi lengkap mengenai pengembangan ini dapat anda lihat di forum diskusi wordbook. Stephen Atty menuliskan bahwa, jika]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p>
<div><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:like layout="standard" show_faces="false" action="like" font="arial" colorscheme="light"  href="http://ndra.gmib26.net/2009/08/menambahkan-sidebar-widget-untuk-status-facebook-dengan-menggunakan-wordbook/" width="250"></fb:like>
<div style="float:right;"><!-- Wordbooker created FB tags --> <fb:share-button class="meta" type="button" > </fb:share-button></div>
</div>
<p><a href="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2009/08/status_widget.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-215" title="status_widget" src="http://ndra.gmib26.net/wp-content/uploads/2009/08/status_widget-300x197.jpg" alt="status_widget" width="300" height="197" /></a>Berawal dari penggunaan plugin wordbook yang bermasalah, saya menemukan di forum diskusi wordbook sebuah pengembangan berupa penambahan widgets pada sidebar yang berfungsi untuk memunculkan status facebook kita di halaman depan blog. Pengembangan ini dilakukan oleh<span> <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=892645194">Stephen Atty </a>dan diskusi lengkap mengenai pengembangan ini dapat anda lihat di <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=892645194"></a><a href="http://www.facebook.com/apps/application.php?id=3353257731&amp;v=app_2373072738&amp;viewas=1276308959#/topic.php?uid=3353257731&amp;topic=9783" target="_blank">forum diskusi wordbook</a>.</span></p>
<p><span>Stephen Atty menuliskan bahwa, jika anda menginginkan memiliki sebuah widget sidebar yang berisi status facebook anda hanya tinggal memanfaatkan database wordbook yang sudah terinstal di plugin manager anda. Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memastikan bahwa plugin wordbook anda telah berfungsi dengan baik. Caranya adalah dengan melihatnya di menu setting &#8211; wordbook. Jika di segmen setting tersebut sistem mengatakan bahwa wordbook bekerja dengan baik anda bisa melakukan penambahan script dibawah ini :<span id="more-213"></span></span></p>
<p><em>register_sidebar_widget(array(&#8220;FaceBook Status&#8221;, &#8216;widgets&#8217;), &#8216;widget_facebook&#8217;);<br />
register_widget_control(&#8216;FaceBook Status&#8217;, &#8216;fb_widget_control&#8217;, &#8217;500&#8242;, &#8217;500&#8242;);</em></p>
<p><em>function nicetime($date)<br />
{</em></p>
<p><em>$periods         = array(&#8220;second&#8221;, &#8220;minute&#8221;, &#8220;hour&#8221;, &#8220;day&#8221;, &#8220;week&#8221;, &#8220;month&#8221;, &#8220;year&#8221;, &#8220;decade&#8221;);<br />
$lengths         = array(&#8220;60&#8243;,&#8221;60&#8243;,&#8221;24&#8243;,&#8221;7&#8243;,&#8221;4.35&#8243;,&#8221;12&#8243;,&#8221;10&#8243;);</em></p>
<p><em>$now             = time();<br />
$unix_date         = $date;</em></p>
<p><em>// is it future date or past date<br />
if($now &gt; $unix_date) {<br />
$difference     = $now &#8211; $unix_date;<br />
$tense         = &#8220;ago&#8221;;</em></p>
<p><em>} else {<br />
$difference     = $unix_date &#8211; $now;<br />
$tense         = &#8220;from now&#8221;;<br />
}</em></p>
<p><em>for($j = 0; $difference &gt;= $lengths[$j] &amp;&amp; $j &lt; count($lengths)-1; $j++) {<br />
$difference /= $lengths[$j];<br />
}</em></p>
<p><em>$difference = round($difference);</em></p>
<p><em>if($difference != 1) {<br />
$periods[$j].= &#8220;s&#8221;;<br />
}</em></p>
<p><em>return &#8220;$difference $periods[$j] {$tense}&#8221;;<br />
}</em></p>
<p><em>function widget_facebook($args) {<br />
extract($args);<br />
$fb_widget_options = unserialize(get_option(&#8216;fb_widget_options&#8217;));<br />
$title = stripslashes($fb_widget_options['title']);<br />
$dispname = stripslashes($fb_widget_options['dispname']);<br />
$dformat=$fb_widget_options['df'];<br />
echo $before_widget . $before_title . $title . $after_title;<br />
global $wpdb;<br />
// We need to get the user_id from the userdata table for this blog.<br />
$sql=&#8221;Select user_id from &#8220;.WORDBOOK_USERDATA;<br />
$result = $wpdb-&gt;get_results($sql);<br />
$wbuser = wordbook_get_userdata($result[0]-&gt;user_id);<br />
$fbclient = wordbook_fbclient($wbuser);<br />
list($fbuid, $users, $error_code, $error_msg) =<br />
wordbook_fbclient_getinfo($fbclient, array(<br />
&#8216;is_app_user&#8217;,<br />
&#8216;first_name&#8217;,<br />
&#8216;name&#8217;,<br />
&#8216;status&#8217;,<br />
&#8216;pic&#8217;,<br />
));<br />
$profile_url = &#8220;http://www.facebook.com/profile.php?id=$fbuid&#8221;;<br />
if ($fbuid) {<br />
if (is_array($users)) {<br />
$user = $users[0];<br />
if ($user['pic']) {<br />
echo &#8216;&lt;div align=&#8221;center&#8221;&gt;&#8217;;<br />
echo &#8216;&lt;a href=&#8221;&#8216;.$profile_url.&#8217;&#8221; target=&#8221;facebook&#8221;&gt;&#8217;;<br />
echo &#8216;&lt;img src=&#8221;&#8216;.$user['pic'].&#8217;&#8221; width=&#8221;125&#8243;/&gt;&lt;/a&gt;&#8217;;<br />
echo &#8216;&lt;/div&gt;&#8217;;<br />
}<br />
if (!($name = $user['first_name']))  $name = $user['name'];<br />
if (strlen($dispname)&gt;0) $name=$dispname;<br />
if ($user['status']['message']) {<br />
echo &#8216;&lt;p&gt;&lt;a href=&#8221;&#8216;.$profile_url.&#8217;&#8221;&gt;&#8217;.$name.&#8217;&lt;/a&gt;&#8217;;<br />
echo &#8216; &lt;i&gt;&#8217;.$user['status']['message'].&#8217;&lt;/i&gt;&lt;br&gt; &#8216;;<br />
if ($dformat==&#8217;fbt&#8217;) {<br />
echo &#8216;(&#8216;.nicetime($user['status']['time']).&#8217;).&#8217;; }<br />
else {echo &#8216;(&#8216;.date($dformat, $user['status']['time']).&#8217;).&#8217;;}<br />
echo &#8216;&lt;/p&gt;&#8217;;<br />
}<br />
}<br />
}<br />
echo $after_widget;</em></p>
<p><em>}</em></p>
<p><em>function fb_widget_control() {<br />
// Check if the option for this widget exists &#8211; if it doesnt, set some default values<br />
// and create the option.<br />
if(!get_option(&#8216;fb_widget_options&#8217;))<br />
{<br />
add_option(&#8216;fb_widget_options&#8217;, serialize(array(&#8216;title&#8217;=&gt;&#8217;Facebook Status&#8217;, &#8216;dispname&#8217;=&gt;&#8221;, &#8216;df&#8217;=&gt;&#8217;D M j, g:i a&#8217;)));<br />
}<br />
$fb_widget_options = $fb_widget_newoptions = unserialize(get_option(&#8216;fb_widget_options&#8217;));</em></p>
<p><em>// Check if new widget options have been posted from the form below -<br />
// if they have, we&#8217;ll update the option values.<br />
if ($_POST['fb_widget_title']){<br />
$fb_widget_newoptions['title'] = $_POST['fb_widget_title'];<br />
}<br />
$fb_widget_newoptions['dispname'] = $_POST['fb_widget_dispname'];<br />
$fb_widget_newoptions['df'] = $_POST['fb_widget_dformat'];</em></p>
<p><em>if($fb_widget_options != $fb_widget_newoptions){<br />
$fb_widget_options = $fb_widget_newoptions;<br />
update_option(&#8216;fb_widget_options&#8217;, serialize($fb_widget_options));<br />
}<br />
// Display html for widget form<br />
?&gt;</em></p>
<p><em>&lt;p&gt;<br />
&lt;label for=&#8221;fb_widget_title&#8221;&gt;Widget Title:&lt;br /&gt;<br />
&lt;input<br />
id=&#8221;fb_widget_title&#8221;<br />
name=&#8221;fb_widget_title&#8221;<br />
type=&#8221;text&#8221;<br />
value=&#8221;&lt;?php echo stripslashes($fb_widget_options['title']); ?&gt;&#8221;/&gt;<br />
&lt;/label&gt;<br />
&lt;/p&gt;<br />
&lt;p&gt;<br />
&lt;label for=&#8221;fb_widget_dispname&#8221;&gt;Display this name instead of your Facebook name :&lt;br /&gt;<br />
&lt;input<br />
id=&#8221;fb_widget_dispname&#8221;<br />
name=&#8221;fb_widget_dispname&#8221;<br />
type=&#8221;text&#8221;<br />
value=&#8221;&lt;?php echo stripslashes($fb_widget_options['dispname']); ?&gt;&#8221;/&gt;<br />
&lt;/label&gt;<br />
&lt;/p&gt;<br />
&lt;p&gt;<br />
&lt;label for=&#8221;fb_widget_dformat&#8221;&gt;Date Format :&lt;br /&gt;<br />
&lt;select id=&#8221;fb_widget_dformat&#8221; name=&#8221;fb_widget_dformat&#8221; &gt;<br />
&lt;?php<br />
$ds12=date(&#8216;D M j, g:i a&#8217;);<br />
$dl12=date(&#8216;l F j, g:i a&#8217;);<br />
$dl24=date(&#8216;l F j, h:i&#8217;);<br />
$ds24=date(&#8216;D M j, h:i&#8217;);<br />
$drfc=date(&#8216;r&#8217;);<br />
$arr = array(&#8216;D M j, g:i a&#8217;=&gt; &#8220;Short 12 (&#8220;.$ds12.&#8221;) &#8211; Default&#8221;,  &#8216;l F j, g:i a&#8217;=&gt; &#8220;Long 12 (&#8220;.$dl12.&#8221;) &#8220;, &#8216;D M j, h:i&#8217;=&gt;&#8221;Short 24 (&#8220;.$ds24.&#8221;) &#8220;, &#8216;l F j, h:i&#8217;=&gt;&#8221;Long 24 (&#8220;.$dl24.&#8221;)&#8221;,fbt=&gt;&#8221;Facebook Text style&#8221;, r =&gt; &#8220;RFC 822 (&#8220;.$drfc.&#8221; ) &#8220;);<br />
foreach ($arr as $i =&gt; $value) {<br />
if ($i==$fb_widget_options['df']){ print &#8216;&lt;option selected=&#8221;yes&#8221; value=&#8221;&#8216;.$i.&#8217;&#8221; &gt;&#8217;.$arr[$i].&#8217;&lt;/option&gt;&#8217;;}<br />
else {print &#8216;&lt;option value=&#8221;&#8216;.$i.&#8217;&#8221; &gt;&#8217;.$arr[$i].&#8217;&lt;/option&gt;&#8217;;}</em></p>
<p><em>}<br />
?&gt;<br />
&lt;/select&gt;<br />
&lt;/label&gt;<br />
&lt;/p&gt;<br />
&lt;?php<br />
}</em></p>
<p>Script tersebut diletakkan pada bagian bawah file wordbook.php yang berada di folder plugin sebelum tanda <em>&#8220;?&gt;</em>&#8221; atao tanda akhir script PHP. Selanjutnya anda harus mengaktifkan widget tersebut melalui halaman pengaturan widget di bagian appearance. Selamat Mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ndra.gmib26.net/2009/08/menambahkan-sidebar-widget-untuk-status-facebook-dengan-menggunakan-wordbook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
